Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hilangnya Menghina Nabi, Jadi Kebebasan Beragama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2012 21:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang penganut Atheis yang juga pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Dharmasraya, Alexander Aan, 30 tahun, sore tadi sekitar pukul 15.30 diamankan Polsek Pulaupunjung.

Kepala Polisi Sektor (Polsek) Pulau Punjung AKP Nofrial SE, mengatakan, pengamanan pelaku diawali laporan masyarakat karena ada kericuhan di dekat kantor Bappeda Dharmasraya.

Dikutip detik.com, Alexander dilaporkan LSM dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar ke polisi karena dinilai menghina suatu agama. Alexander membuka grup di jejaring Facebook ‘Ateis Minang’ untuk menyebarkan keyakinannya dan menjelek-jelekkan Nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wassalam sehingga dianggap meresahkan.

Menurut Nofrial, masih dikutip Tempo, Alexander sudah dijadikan tersangka, sesuai dengan laporan Majelis Ulama Indonesia setempat akibat Facebook yang dikelolanya  telah lama dinilai meresahkan warga.

Atas kasus ini, Alexander diduga melakukan penistaan agama dan bisa dituntut Pasal 156 KUHP dengan pidana penjara maksimal 5 tahun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Caci Maki Islam

Kepada Padang Ekspres, Alexander membenarkan dirinya tidak mengakui adanya Tuhan semenjak kecil dengan alasan, kejahatan ada di mana-mana.  Alex mengaku, sejak tahun 2008, ia tidak lagi mengerjakan shalat dan puasa, karena tidak sesuai lagi dengan pemahaman dirinya.

“Tidak ada yang salah dalam pemahaman ini. Sejak duduk di bangku SD, saya sudah mulai menganut paham tersebut,” tuturnya.

Ia juga mengaku,  saat ini,  anggota FB atheis Minang diperkirakan mencapai 1.200 orang.

Dikutip detik.com, Alexander mengaku ia seorang Atheis yang tidak percaya Tuhan. Ia lantas menulis tentang agama Islam dan Nabi Muhammad SAW. Ia menafsirkan sendiri mengenai agama Islam. Dan akhirnya ia menjelek-jelekkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassallam.

“Menurut dia, Nabi itu tidak memberikan teladan baik karena mengawini istri dari anak angkatnya. Argumen itu diupload. Sehingga timbul konflik di situ,” ujar AKBP Chairul Aziz pada detikcom, Jumat (20/1/2012).

Menurut Chairul, beberapa orang di grup dan teman-teman di akunnya mencaci dan menghujat komentar Alexander itu. Kejadian ini berlangsung sejak dua bulan lalu. Alexander dinilai memicu keresahan dan dilaporkan ke polisi.

Seperti diketahui, sebelum Alex ditangkap, FB Atheis ini dipenuhi beberapa gambar pelecehan Nabi, agama Islam  dan kata-kata rasialis bangsa tertentu.

Salah satu kalimat cacian misalnya datang dari seorang pegiat Atheis yang menggunakan nama “Ulama Padang”. Nama satu ini termasuk aktif menggunakan kata-kata kasar bernada hinaan yang berpotensi SARA.

“Kambing arab… semua bangsa punya pakaian tradisi… cuma bangsa tolol yg melecehkan tradisinya sendiri. Tradisi dan budaya selalu berubah tanpa harus meninggalkan jati diri bangsanya… Lu mau bilang nenek2 lu leluhurlu pakai pakaian spt LONTE waktu ketemu kakek leluhur lu ????…Lu emang gak punya malu,” salah satu contoh tulisannya dalam sebuah komentar hari Selasa (17/01/2012), pukul 20:08.

Entah karena ingin mengapus bukti atau jejak, sejak kasus ini mencuat, semua posting Alexander yang dinilai menghina Islam dan melecehkan Nabi Muhammad tiba-tiba lenyap. Posisi Alex yang semua salah satu admin rupnya juga sudah dikeluarkan. Beberapa anggota dalam FB tersebut sempat mempertanyakan kemana hilangnya foto-foto dan postingan Alex.

Di sisi lain, para pegiat Atheis tiba-tiba mulai rajin mengirimkan posting dukungan ke berbagai media, termasuk media asing. Dalam beberapa postinganya, kalangan Atheis mendesak adanya hak kebebasan, dukungan terhadap Alex dan tertermasuk hak tak meyakini Tuhan dan agama.
 
Seorang pemerhati media asal Surabaya, bernama Muhammad (27) yang memantau kasus ini mengatakan, ada usaha kalangan Atheis membelokkan masalah.

“Ada usaha kaum atheis membelokkan masalah yang awalnya penistaan agama dan pelecehan Nabi menjadi hak kebebasan tidak beragama. Lucunya lagi, media massa kita justru berfokus hak kaum Atheis, bukannya mencari akar utamanya, yakni penghinaan dan penistaan, “ ujar Muhammad usai dihubungi hidayatullah.com, Jumat (20/01/2012)  malam.

Sementara kasus ini masih berlanjut, di laman FB juga lahir “Gerakan 10.000 urang Minang memblokir ateis minang” dan MASYARAKAT MINANG ANTI ATEIS (menolak Ikatan Mahasiswa Ateis Minangkabau).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ingin Jadi Ayah Baik, Ramai-ramai Hapus Tato
Tulisan selanjutnya Salah Kaprah Sandang, Pangan, dan Papan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?