Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Salah Kaprah Sandang, Pangan, dan Papan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2012 23:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Salah satu akibat pengaruh materialisme akut yang kini sedang menjangkiti masyarakat, khususnya umat Islam, adalah tercekokinya pola pikir bahwa kebahagiaan dan ketentraman hidup hanya dapat digapai jika terpenuhinya secara maksimal kebutuhan primer, yaitu sandang (pakaian), pangan (konsumsi) dan papan (hunian).

Akibatnya, karena kian merasuknya paradigma yang memang telah dijejalkan melalui pelajaran ekonomi kapitalisme sejak di bangku sekolah itu, banyak diantara umat Islam yang lupa diri. Matia-matian mereka memenuhi ketiga kebutuhan tersebut. Namun, ironisnya, tuntutan kebutuhan tersebut terasa tak pernah terpuaskan.     

“Naif sekali karena kebahagiaan pun tak bisa diraih. Waktu untuk beribadah kepada Allah Subhana wata’ala hanyalah waktu sisa dari kesibukannya memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papannya,” tutur Ustadz Naspi Arsyad, Lc di Masjid Agung Ummul Quro, Kota Depok, Jawa Barat, Jum’at (20/1/2012)

Da’i lintas kota ini mengutarakan, mulai di bangku pendidikan dasar peserta didik anak Muslim telah dijejali dengan pola pendidikan bermuatan materialisme yang menegasikan dimensi ruhiyah. Pembelajaran yang berlangsung di sekolah-sekolah pun kerap sarat sekali dengan pendekatan-pendekatan materialistik yang kental.

Sehingga tak ayal, lanjut Ustadz Naspi, tak sedikit dari masyarakat Muslim telah terkooptasi dengan paradigma bahwa kebahagiaan dan ketentraman adalah ketika kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan terpenuhi dengan maksimal. Segala cara ditempuh, kesibukan sehari-hari pun adalah memikirkan bagaimana ketiganya tak terabaikan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Padahal bagi seorang Muslim, kebahagiaan adalah ketika kita menikmati sholat kita, kita bisa menikmati baca Qur’an kita, menikmati betul zikir kita kepada Allah Subhana wata’ala. Bukan sekedar pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, dan papan,” imbuh Ketua PP Hidayatullah ini. 

Namun lantaran dalamnya merasuk teori ekonomi kapitalisme ini, kemurungan pun acap kali menimpa orang orang yang mengeluh sudah tua, punya anak dan istri, tapi merasa belum juga bisa memenuhi kebutuhan papannya. 

Sehingga lebih hebatnya lagi, lanjut Naspi, karena telah menganggap kemapanan dalam memenuhi ketiga kebutuhan tersebut adalah prestise, maka tak ada waktu lagi untuk dakwah Islam demi mengejar impian dunianya.

“Spiritualitas, nikmatnya beribadah kepada Allah. Inilah kebutuhan primer itu yang dilupakan masyarakat kita hari ini. Umat kita membutuhkan ini,” tukasnya.

Dalam pada itu, Ustadz Naspi meyampaikan bahwa bukan berarti kemudian seorang Muslim harus melupakan kehidupan dan kebutuhan dunia lalu hanya sibuk mengejar pahala akhirat semata. 

Tapi hendaknya ada keseimbangan antar keduanya, yakni terus bekerja keras untuk kebaikan kehidupan dunia, berbahagia serta menikmatinya dan beramal terbaik secara berkelanjutan untuk bekal kebaikan di akhirat. 

Menyitir perkataan sahabat Abdullah bin Amr bin Ash Radhiallahu ‘anhumaa, disampaikan dia, “Tanamlah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok”.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamkapitalismeMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hilangnya Menghina Nabi, Jadi Kebebasan Beragama
Tulisan selanjutnya Kukuhkan Diri, Waria Bidik Kursi Komnas HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Feature
30 Juni 2026 17:12
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara

Terbaru

  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?