Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dadang: Pemerintah Kurang Peduli Bahaya Merokok

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Februari 2012 06:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr.dr. H. Dadang Hawari menyatakan, pemerintah masih kurang peduli dengan bahaya rokok terhadap masa depan bangsa. Hal itu dikatakan saat ditemui pada acara peluncuran perkumpulan People`s CAUCUS Against Addictives di Jakarta, Selasa (7/2/2012).

“Pemerintah sepertinya menerapkan sikap yang berstandar ganda terkait dengan regulasi industri rokok,” kata guru besar yang sekaligus psikiater tersebut.

Menurut dia, di satu sisi pemerintah memang telah mengeluarkan peraturan-peraturan untuk mengendalikan konsumsi rokok, tapi di sisi lain pemerintah masih mengizinkan industri-industri rokok untuk berkampanye.

“Perusahaan rokok masih gencar beriklan dan menjadi sponsor untuk kegiatan-kegiatan yang banyak melibatkan pemuda seperti konser musik, kegiatan olah raga dan lainnya. Seharusnya hal itu dibatasi agar tidak menimbulkan kesan yang salah mengenai rokok,” kata dia.

Senada dengan pendapat Dadang Hawari, Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI, Abdillah Ahsan mengatakan, kampanye rokok akhir-akhir ini bisa menimbulkan pemahaman yang salah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Iklan rokok terutama yang kita lihat di televisi saat ini, malah memberi gambaran maskulinitas, kehidupan modern, dan bahkan sportivitas. Hal tersebut mengaburkan kenyataan bahwa rokok adalah pembunuh yang sangat berbahaya,” kata Abdillah.

Lebih lanjut, pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) tersebut mengatakan, pemerintah perlu menaikkan harga rokok untuk mengendalikan konsumsi rokok.

“Saat ini, harga cukai rokok sangatlah murah, satu batang rokok kretek buatan tangan dengan jumlah produksi rendah dikenai biaya Rp234. Bayangkan hanya dengan Rp2 ribu, anak-anak bisa mendapat empat batang rokok di warung-warung,” kata dia, dimuat Antara.

Padahal, menurut penelitian, seseorang hanya butuh empat batang rokok untuk menjadi pecandu rokok.*

Keterangan foto: Prof. Dadang Hawari.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musibah Menemukan Peti Penuh Dinar
Tulisan selanjutnya Hukuman Lebih Keras untuk Pemalsuan Kitab Hadits

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?