Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hasyim: FPI Harus Tingkatkan Kualitas Perjuangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Februari 2012 06:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di tengah desakan media yang meminta agar Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan, justru mantan Ketua PBNU, KH. Hasyim Muzadi tidak sependapat jika organisasi itu dibubarkan.

Menurut Hasyim, membubarkan FPI bukanlah cara yang efektif karena bisa saja FPI nanti berganti nama menjadi yang lain.

“Jadi begini, kalau FPI dibubarkan, saya kira tidak akan efektif, karena dia bisa berganti nama, kalau dia berganti nama, tidak ada undang-undang yang bisa menghalanginya. Jadi lebih baik, kalau ada yang salah dikenakan hukum kriminal. Siapa yang kira-kira akan belok dari kepentingan Indonesia, dibina dan diingatkan,” demikian ujarnya kepada hidayatullah.com, Sabtu (25/02/2012) usai Tabligh Akbar memperingati Maulid Nabi di MTs Darul Hikmah, Pamulang.

Sebagai orang yang pernah memimpin NU selama dua periode,Kiai Hasyim mengaku memahami benar akan perjuangan yang dilakukan oleh FPI. Tetapi ia mengingatkan adanya bahaya oknum yang ingin merusak citra FPI. Karenanya ia menginginkan agar FPI meningkatkan kualitas perjuangannya.

“Secara pribadi saya memang ingin teman-teman di FPI ini meningkatkan kualitas perjuangannya karena kalau berjuang di massa dengan gerakan, pengalaman saya, gerakan masa itu banyak kerawanan.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selanjutnya ia merinci kerawanan yang ia maksud.  Pertama, anak buah FPI sendiri bisa saja tidak terkendali. Sebab ada saja yang nakal di tengah kerumunan massa. Yang kedua, rawan disusupi orang seperti oknum yang masuk kemudian merusak citra. Ketiga,  ada orang lain yang tidak mengerti amar ma’ruf nahi-munkar menggunakan kekerasan ini untuk menghantam Islam, dan orang lain ini banyak, baik dari Indonesia maupun internasional.

Jika tidak bisa melakukan tiga hal tersebut, maka ia menganjurkan FPI menempuh jalan-jalan lain.

“Kalaupun mau mengkritik sepedas-pedasnya pada keadaan kan bisa melalui hal-hal lain yang lebih tidak beresiko, misalnya melalui tulisan-tulisan di koran, buletin-buletin atau jika di situ ada sebuah kemaksiatan penyelewengan-penyelewengan yang tidak ditindak oleh polisi, yang didemo itu seharusnya polisinya.”

Kekerasan lokal dan internasional

Di sisi lain, Kiai Hasyim juga menjelaskan kekerasan yang akhir-akhir ini marak terjadi di Indonesia yang itu tidak adil hanya ditujukan pada FPI semata.

“Sekarang ini di Indonesia penuh dengan kekerasan, tidak hanya kekerasan agama, kekerasan karena ekonomi, kekerasan anak, karena ketidakadilan, karena hilangnya keteladanan, karena politik, itu menumbuhkan kerusuhan dan kekerasan, kalau kita membawa Islam di tengah-tengah kekerasan itu kita bisa dikambinghitamkan sebagai biang dari kekerasan. Padahal kekerasan itu sudah merebak, tidak hanya berbasis agama tapi berbasis multidimensi,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan tentang kekerasan verbal yang selalu dilontarkan oleh tokoh-tokoh liberal dan media massa untuk memojokkan Islam.

“Sebenarnya kekerasan yang dilakukan oleh FPI itu baru hanya kekerasan fisik yang bersifat lokal, tapi kekerasan ideologi, kekerasan masalah ketidakadilan, masalah kekerasan separatisme, dan sebagainya itu yang justru akan menghancurkan Indonesia secara keseluruhan, karena mereka bukan NKRI sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpihak ke asing. Sementara FPI itu jelas-jelas NKRI tapi karena sedikit dia salah, maka NKRI nya ini tidak dihitung, seakan-akan yang pro asing ini yang berperikemanusiaan.”

Karenanya ia berpesan, agar pesan kita tidak disalah-artikan, maka, sebaiknya jika mau melakukan kebenara haruslah melakukan strategi yang benar.

“Sekali lagi kembali bahwa kalau kita berbuat bener itu harus yang bener, bener itu substansinya, bener itu strategi dan komitmennya,” tutupnya.*/Sarah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FPIkekerasanold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Hasyim Muzadi: “Indonesia Negara Ruwet”
Tulisan selanjutnya Tolak Konsumsi Daging Kambing saat Ada Kambing Dicuri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?