Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lebih 200 TKI Masih Terancam Hukuman Mati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2012 04:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Rabu,  tanggal 29 Februari 2012, jam 10.00, kemarin, Satgas TKI tetah melakukan rapat pleno pertama. Rapat dihadiri

Ketua (Dr. Maftuh Basyuni, SH), Wakil Ketua I (Jend. Pol. (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M), Wakil Ketua II (Muchtar Arifin, SH, MH),  Wakil Ketua III (Prof. Dr. Alwi Shihab), Sekretaris (Sutiyono, SH), Wakil Sekretaris    (Ahmad Rifai, SH, MH), dan anggota yang terdiri Humphrey R. Djemat, SH, LL.M., Dra. Yuli Mumpuni Widarso, Drs. Tatang B. Razak, MBA, Dr. Ir. Lisna Yoeliani Poeloengan, MS, MM, Dr. Siti Muti’ah Setiawati, MA, Drs. Syachwien Adenan, KHM Muzamil Basyuni, KH Anang Rizka Masyhadi, Munarso, SH, MH, CN, Drs. Abdul Wahid Maktub, Fadhly Ahmad Bachmid, MA, Ahmad Fauzi Arifin Al-Abbasy, Hindun Anisah, SH,  Dra. Tati Krisnawaty, dr. Ramon Andrias, Jamaludin, Darwin Aritonang, SH, MH, H. Agus Dwi Handoko, Lc.M.Si, Mohamad Yunus Affan, SH, MH, & Ir. Arini Rahyuwati, MM.

Seperti diketahui, berdasarkan Keppres No. 8 tahun 2012, tertangggal 24 Februari 2012, pemerintah membentuk Satgas TKI  yang bertugas, pemberian advokasi dan bantuan hukum kepada WNI/TKI yang terancam hukuman mati, serta menyusun standar operasi prosedur (mekanisme penanganan kasus WNI/TKI) di luar negeri yang terancam hukuman mati.

Menurut Juru bicara Satgas, Humphrey Djemat, Rapat hari Kamis kemarin, membahas mengenai pencapaian kinerja Satgas WNI/TKI periode 7 Juli 2011  –  7 Januari 2012.

Menurut Humphrey Djemat, Satgas sudah membebaskan WNI/TKI dari hukuman mati sebanyak 49 orang yaitu 17 orang dari Arab Saudi, 18 orang dari Malaysia, 11 orang dari China, 2 orang dari Iran dan 1 orang dari Singapura.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu menurutnya, Satgas juga telah memiliki pengacara tetap yang akan diperbantukan untuk membela TKI/WNI di luar negeri yang terkena kasus.

“Disamping itu kita sudah memiliki Retainer Lawyer (Pengacara Tetap), 2 di Arab Saudi (Jeddah & Riyadh), dan 4 Retainer Lawyer di Malaysia, (KBRI Kuala Lumpur, KJRI Kuching, KJRI Kinabalu, dan KRI Tawau),” ujar Humphrey Djemat.

Humphrey Djemat menambahkan,  Satgas TKI telah membentuk beberapa divisi, di antaranya; Divisi Advokasi Hukum & Litigasi, (koordinatornya Humphrey Djemat), Divisi Pendekatan Khusus (Lisna Yoeliani Poeloengan), Divisi Informasi & Edukasi kepada Masyarakat (Siti Muti’ah  Setiawati), Divisi Monitoring & Evaluasi (Yuli Mumpuni Widarso).

Menurut Satgas,  sampai hari ini masih ada 37 WNI/TKI yang masih menghadapi ancaman hukuman mati dan pidana berat di Arab Saudi.

Ada 3 orang yang masuk dalam kategori kritis, yaitu Tuti Tursilawati, Siti Zaenab dan Satinah.

Mengenai Tuti Tursilawati perkembangan terakhirnya berkasnya telah di kembalikan ke Pengadilan untuk di tinjau kembali. Apabila ada bukti baru (novum) maka tidak tertutup kemungkinan Tuti Tursilawati dilepaskan dari hukuman pancung. Diperkirakan Peninjauan Kembali berkas tersebut bisa berlangsung selama 3 bulan. Sementara itu pihak Satgas dan KBRI Riyadh sedang melakukan upaya perdamaian dengan pihak keluarga korban.

Di Malaysia ada 149 WNI/TKI yang masih terancam hukuman mati, sedangkan di China masih ada 14 WNI yang terancam hukuman mati. Di Singapura 1 orang TKI, di Iran 1 orang WNI, di Brunei Darussalam 1 orang WNI

Selanjutnya Rapat mendatang tanggal  7 Maret akan bicarakan mengenai Program Kerja setiap Divisi.

Seperti diketahui,  berdasarkan Keppres No.8 tahun 2012, tugas baru Satgas TKI ini akan bekerja selama 6 bulan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukuman matiMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Sesalkan Cara Penyelesaian Migas
Tulisan selanjutnya Ketua Parlemen Turki: Islamophobia Meningkat di Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?