Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ikhwanul Muslimin Dinilai Paling Siap jika Suriah Jatuh

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Juni 2012 13:16
Bagikan
pemandangan sehari-hari di Suriah/AP
Bagikan

Hidayatullah.com-– Beredarnya pendapat dikalangan umat Islam Indonesia bahwa permasalahan Suriah adalah konflik antara belok timur (Sosialis) dan blok barat (Kapitalisme) dibantah dengan tegas oleh Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Ditemui oleh hidayatullah.com pada hari Rabu (13/06/2012) melalui wakil Sekjen nya Fahmi Salim menjelaskan bahwa permasalahan Suriah itu permasalahan Aqidah. Menarik kesimpulan konflik Suriah menjadi konflik sosialis dan kapitalis merupakan hal yang tidak relevan dan termasuk dalam penyesatan opini umat.

“Pendapat itu sebenarnya zaman sekarang sudah tidak relevan, perang dingin itu sudah selesai antara Amerika dan Uni Soviet,” ujarnya.

Menurut Fahmi, keberadaan gejolak di Suriah merupakan proses dari aspirasi revolusioner Timur Tengah yang berangkat dari revolusi yang terjadi mulai dari Tunisia,Libya, Aljazair, Mesir yang tuntutannya dimulai dari hak keadilan rakyat dan kemanusiaan.

Jadi menurut Fahmi sangat tidak benar mengatakan bahwa konflik Suriah berangkat dari kepentingan kubu sosialis dan kapitalisme.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tidak ada infiltrasi antara kubu-kubuan antara sosialisme dan kapitalisme, demonstrasi  damai dari masyarakat Suriah yang dihadapi dengan senjata dan militerisme. Maka jadilah konflik ini menjadi berkepanjangan, akhirnya masuklah kepentingan regional seperti Iran,” jelasnya.

Menurut Fahmi kesamaan orientasi politik dan ideologi antara Iran dengan presiden Bashar Asad justru harus menjadi sorotan utama. Karena wacana Syiahnisasi Iran dalam mensuppot pengadaan senjata untuk Hizbullah di Libanon akan sulit jika Rezim Bashar Asad dijatuhkan oleh mayoritas masyarakat Suriah yang merupakan kalangan Ahlus Sunnah.

“Kalau Suriah ini jatuh, maka paling siap untuk menerima tampuk kekuasaan di Suriah adalah Al Ikhwan al Muslimun, dan Ikhwanul tidak bisa bekerja sama dengan Iran. Jadi Iran takut hal ini terjadi,” tambahnya lagi.

Fahmi sekali lagi menegaskan bahwa permasalahan Suriah tidak bisa dipisahkan dari benturan hak dan bathil, muslim dan kekafiran.

Menurutnya, adalah sebuah penyesatan opini mengalihkan pemahaman umat dari realitas bahwa dasar gagasan pembebasan Suriah juga tidak bisa dilepaskan dari penolakan masyarakat Ahlussunnah yang sudah melihat gerakan Syiahnisasi di Timur Tengah, terlebih di zaman ketika umat sudah semakin sadar siapa Iran dan sekutu-sekutunya yang bermain dibalik gagasan persatuan umat yang kenyataan tidak lebih dari kamuflase Syiahnisasi international.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istanbul Akan Direbut Kembali oleh Yunani!
Tulisan selanjutnya Setiap Hari 1 Prajurit Amerika Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?