Hidayatullah.com–Jika tak ada halangan sebelum Ramadhan, MIUMI,beberapa lembaga kemanusiaan dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Indonesia siap mengirimkan relawan ke Suriah.
“Insyallah, saat Ramadhan bantuan untuk rakyat Suriah sudah tersalurkan. Jalur yang akan kita lewati melalui Turki,” ucap Sekjen Miumi, Bachtiar Nasir, disela-sela pembentukan panitia kecil untuk mengirimkan relawan ke Suriah, di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/06/2012) kemarin.
Menurut Bahctiar, saat ini masyarakat dunia,termasuk Indonesia kekurangan data. Sehingga apa yang terjadi di Suriah hanya diketahui sebagai konflik yang berbau politis.
“Umat Islam miskin informasi, padahal ini sudah terjadi sejak awal 2011 di Suriah.Jadi, seakan-akan yang kita tahu di Suriah tidak terjadi apa-apa,” tambah Bachtiar.
Selain itu, Ketua KISPA,Ustad Ferry Nur mengatakan, bahwa pengiriman relawan harus segera dilakukan.Setibanya di sana, relawan dianjurkan bukan hanya memberikan dana bantuan.
“Tahap pertama harus ada yang ke Suriah langsung. Bukan hanya memberikan dana, tetapi ke lapangan untuk mendata dan merekam, supaya mengetahui kejadian yang sebenarnya,” tambah Ferry.
Dalam pembentukan panita awal semalam, turut hadir perwakilan dari ASPAC, Hilal Amar Society Indonesia (HASI), KISPA, Sahabat Aqsha, Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dan beberapa lembaga kemanusiaan di Indonesia. Sedangkan, untuk nama lembaga, menurut Bachtiar, sampai saat ini masih mencari-cari yang tepat.*