Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendukung RUU KKG Dinilai Telah Menabuh Genderang

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2012 08:38
Bagikan
Aktifis feminis dan pendukung RUU KKG mulai serius galang dukungan
Bagikan

Hidayatullah.com–Langkah para aktivis gender meminta dukungan ke berbagai anggota DPR dan DPD untuk menggolkan RUU Keadilan dan Keseteraan Gender (KKG) menjadi perhatian serius Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Fahmi Salim, MA, Wasekjen MIUMI, berpendapat, langkah aktifis feminis yang  mulai serius meminta dukungan berbagai pihak, menurutnya, itu semata-mata guna menandingi umat Islam.

“Jadi saya pikir tampaknya kalangan aktivis gender dan feminis sudah mulai menabuh genderang perang untuk menggolkan RUU Keserataan Gende ini setelah ada banyak penolakan yang diinisiasi MIUMI,” tegasnya kepada hidayatullah.com, Selasa (03/07/2012).

Seperti diketahui, kalangan aktifis feminis telah melakukan penggalangan dukungan melalui tanda tangan dalam bentangan kain lebar  yang dilakukan usai seminar nasional bertajuk “Peran Anggota Parlemen Laki-laki dalam Pencapaian Kesetaraan Gender” di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Senin (01/07/2012) kemarin.

Acara ini diadakan oleh Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan bekerja sama dengan Komnas Perempuan, Parlemen Perempuan Indonesia, dan Komisi VIII DPR RI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Fahmi menilai para aktivis femninis dan gender memang melakukan berbagai cara untuk menggolkan RUU yang bermuatan kontroversial tersebut.

“Mereka melakukan upaya penggalangan dukungan kepada para elit politik,” paparnya.

Namun menurutnya, dalam tubuh DPR sendiri masih terjadi silang pendapat terhadap RUU ini. Ada yang menolak, ada pula yang menerima.

“Kita belum bisa memetakan, memang yang semangat dari kalangan anggota dewan perempuan atau ibu-ibu. Tapi ada juga dari pihak anggota dewan laki-laki yang menolak,” tandas Fahmi yang sempat beberapa kali melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII.

Umumnya, lanjut Fahmi, tujuan aktivis Gender menggolkan RUU KKG ini karena alasan diskriminasi dan kekerasan. Padahal umat Islam juga tidak setuju atas diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan.

“Tapi kan itu sudah diatur dalam RUU yang lain dan Indonesia sudah meratifikasi CEDAW (the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women). Jadi, untuk apalagi dibuat RUU untuk Keseteraan dan Keadilan Gender ini. Ini yang kita pemsalahkan,” sambung master dalam bidang Tafsir al-Qur’an dari Al-Azhar Kairo ini.

Karena itu, Fahmi menilai, perkembangan mutakhir ini menuntut umat Islam untuk saling silaturahim dan merumuskan langkah strategis dan cerdas guna membendung RUU KKG.

“Sementara ini MIUMI sudah menggelar rapat membahas khusus bagaimana respon kita dari upaya terbaru dari kalangan gender dan feminisinis. Baru nanti kita rumuskan dan sounding ke berbagai elemen umat Islam,” ujarnya.

Ijtima’ ulama

Sebelum ini, dalah ijtima’ ulama di Tasikmalaya, para ulama telah sepakat menolak RUU  Kesetaraan dan Keadilan Gender yang kini masih dibahas DPR. Para ulama menilai, RUU ini menimbulkan pro dan kontra karena mengancam sendi-sendi agama.

“Karakter bangsa yang menjadi khazanah kekayaan masyarakat diabaikan,” jelas Wakil Sekretaris Jenderal Majlis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan di Tasikmalaya, Ahad (01/07/2012),  kepada Republika online.

Menurut Amirsyah, RUU tersebut terlalu mengacu kepada Barat yang memang mendewakan feminism dan lahirnya tak lepas dari pengabaian nilai-nilai keagamaan dan desakralisasi.

Sikap MUI ini direspon secara baik oleh MIUMI.

“Alhamdulillah, MUI tegas juga menolak RUU gender itu, jadi kita punya banyak kawan,” ujar Fahmi Salim.*/pizaro

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KISPA Kirim Tim Peduli Suriah
Tulisan selanjutnya Ulama Sepakat Tolak RUU Kesetaraan Gender

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?