Hidayatullah.com–Atta Rumbewas memang bukan dilahirkan dari keluarga Muslim. Namun, setelah menemukan Islam dan menjadi muallaf tahun 2002, kepeduliannya kepada anak-anak Muslim yang muallaf sangat besar.
Saat ini Atta Rumbewas yang kelahiran Biak Numfor menampung anak-anak yatim dan dhu’afa sebanyak 20 orang dari kalangan penduduk asli Papua Muslim dan pendatang.
“Saya terpanggil untuk menampung dan menyantuni mereka, meski kondisi kami terbatas,” kata Atta yang bersuamikan Hamzah Oci asal Makassar, yang sudah 6 tahun ini ditimpa sakit dan tidak bekerja.
“Kami memandang akidah anak-anak ini harus dipertahankan dan ditingkatkan keimanannya dengan dilakukan pembinaan-pembinaan.”
Panti sosial yang menurut Atta tidak diberi nama itu beralamat di kediamannya di Desa Sanoba, RT 3 Nabire. Untuk pembinaan keimanan anak-anak asuh, Atta bekerjasama dengan Hidayatullah Nabire, sedangkan untuk kebutuhan hariannya dari rezeki yang disisihkannya dan sumbangan dari para donator. [Baca juga: Masjid Agung Nabire Butuh Bantuan Anda]
“Kalau ada kesempatan umroh atau haji, saya usul Ibu Atta Rumbewas yang peduli terhadap dakwa dan social di Tanah Papua ini untuk diberangkatkan,” usul Muzakkir Asso, pria kelahiran Wamena ini.*/Abdullah