Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aziz Kahar: Resistansi KPK Kemenangan Rakyat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2012 14:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Resistansi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai predator pembasmi koruptor adalah simbol kemenangan rakyat, kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI asal Sulawesi Selatan, Abdul Aziz Kahar Muzakkar.

Menurut Aziz, kehadiran KPK hari ini telah menjadi ekspektasi puncak masyarakat terhadap lembaga antirasuah ini dalam membabat habis kasus korupsi. Berbagai gelaran aksi simpatik terhadap lembaga ini pun tak lain adalah bentuk kerisuan rakyat yang harus didengar dan ditindaklanjuti.

Adapun soal silang sengketa antara KPK dan Polri dalam penyelidikan kasus simulator SIM dinilai Aziz tak selayaknya terjadi, apalagi sampai moncer ke ruang publik disaksikan jutaan pasang mata rakyat Indonesia. 

KPK sebagai lembaga Ad Hoc sejak era reformasi telah menjadi harapan dan mendapat tempat yang baik di hati masyarakat sebagai pembasmi koruptor. Namun, lanjutnya, kita tak harus terus menyalahkan polisi dan kejaksaan sebagai penegak hukum lainnya.

“Sebenarnya dua lembaga penegak hukum ini bisa menjadikan KPK mitra sebagai pintu masuk untuk memperbaiki mental oknum maupun lembaga mereka,” kata Aziz ditemui hidayatullah.com di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/10/2012).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Provinsi Sulawesi Selatan ini menilai kejahatan korupsi di negeri sudah sangat luar biasa sehingga harus dituntaskan pula dengan cara yang tidak biasa. Karena itu ia setuju dengan hukuman mati.

“Saya setuju itu. Karena hukuman lunak yang selama ini dijeratkan tak pernah memberi efek jera. Jadi hukum mati saja,” tegasnya.

Sejumlah pandangan bahwa penerapan hukuman mati melanggar hak asasi manusia dipandang Aziz sebagai sesuatu yang ambigu. Sehingga ia pun menegaskan tak sehati dengan putusan hakim yang beberapa waktu meloloskan hukuman mati yang sejatinya dijatuhkan terhadap produsen narkoba.

“Agar korupsi dan peradan narkoba tak terus meluas, maka pemerintah harus menerapkan hukuman mati bagi koruptor, bos narkoba, dan kejahatan lainnya. Selama ini hukum kita lunak padahal ini mengancam dan merugikan negara,” cetusnya.

Diketahui, di puluhan negara bagian di Amerika Serikat hanya ada 17 negara bagian yang tidak menerapkan hukuman mati. Termasuk di Timur Tengah, Malaysia, Singapura, Jepang, dan banyak negara lain menerapkan hukuman mati sesuai dengan aturan negaranya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dewan Da’wah Minta Komisi III DPR RI Batalkan Pencalonan Dede Oetomo
Tulisan selanjutnya Tatkala Singa Menghadang Imam At Tsauri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak

Berita
27 Oktober 2026 18:26
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?