Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Silaknas ICMI Pada Suhu Politik Indonesia Memanas

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 19 Desember 2012 08:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Presidum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Nanat Fatah Nasir dalam sambutan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) akan dilangsungkan hingga 20 Desember mendatang ini dinilai berbeda dengan Silaknas tahun-tahun sebelumnya. Karena Silaknas kali ini saat suhu politik Indonesia kian memanas menjelang Pemilu. Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) resmi dibuka Wakil Presiden Boediono hari ini Selasa, (18/12/2012).

Acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta dihadiri berbagai tokoh nasional seperti  mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshidiqie, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, Wakil ketua DPR Priyo Budi Santoso.

“Silaknas sekarang beda. Karena pada 2013 akan dimulai tahun politik. Meskipun begitu, ICMI bukan organisasi politik. Kita independen terhadap semua capres. Kita dukung dan kita juga akan berikan pendidikan politik pada masyarakat. Karena itu ICMI doakan semua berhasil jadi presiden,” Ketua Presidum ICMI, Nanat Fatah Nasir.

Nanat memandang momentum Pemilu justru merupakan waktu yang strategis untuk kebangkitan bangsa.

“ICMI memandang kondisi ini merupakan momentum yang strategis untuk kebangkutan bangsa yang mandiri, adil dan sejahtera. Untuk membentuk masyarakat seperti ini, maka ICMI kerjasama dengan PP Muhammadiyah dan NU memprakarsai berdirinya ikatan persaudaraan muslim se-Indonesia demi melahirkan pemimpin yang adil,” lanjutnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia menambahkan, Indonesia bisa jadi model demokrasi. Karena Indonesia mampu menyandingkan secara harmonis demokrasi dan agama. “Kita sampai menjadi model demokrasi khususnya bagi negara-negara Islam. Kini Mesir juga belajar dari kita,” tandasnya.

Ciri pemimpin

Mantan Presiden RI BJ Habibie menilai pemimpin harus memiliki wawasan yang menjadi daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan.

“Dalam hal ini yang penting ada wawasan. Ini adalah daya atau kekuatan untuk lakukan perubahan. Tiap pemimpin harus lakukan perubahan,” ujar Habibie dalam Silaknas Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) 2012, di Jakarta Convention Center.

Wawasan tersebut, kata Habibie, merupakan daya dorong tegaknya kreativitas. Hal itu harus bersinergi dengan kekuatan yang ada sehingga mampu membuat perubahan.

“Pemimpin harus kerja keras, 24 jam mengabdi,” ujarnya.

Pemimpin sejati dinilai juga harus fokus pada hal-hal spiritual. Dia mementingkan kesuksesan untuk amal dibandingkan dengan sekadar kesuksesan duniawi.  Pemimpin itu pun harus mengutamakan hubungan relasi penuh kasih sayang dan penuh penghargaan dibandingkan status kekuasaan semata.

“Bukan untuk penghargaan tapi untuk melayani sesama manusia,” kata dia.

Pemimpin sejati, lanjutnya, senantiasa mau belajar dan bertumbuh dalam berbagai aspek. Kemauan belajar itu ditujukan untuk dirinya dan rakyatnya.

“Dia senantiasa melaraskan dirinya terhadap komitmen untuk layani Allah Subhanahu Wata’ala dan masyarakat,” katanya.

Pemimpin yang fokus pada spiritual dinilai Habibie akan mengamalkan kekayaannya. Selain itu, karakter yang harus dimiliki pemimpin itu antara lain menguasai imtaq dan iptek, mau menerima kritik, rendah hati, memahami orang lain, dan kenal dirinya sendiri dengan baik.

“Dia selalu upayakan yang terbaik bagi diri sendiri dan yang dipimpinnya,” katanya.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ICMIold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kalah, Tertantang, dan Kemudian Menang (bag.1)
Tulisan selanjutnya BJ Habibie: Pemimpin Sejati Harus Fokus pada Hal-hal Spiritual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?