Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MHTI: Partisipasi Perempuan di Dunia Kerja adalah Eksploitasi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 22 Desember 2012 15:39
Bagikan
Peserta dari luar negeri
Bagikan

Hidayatullah.com–Untuk yang kedua kalinya, hari Sabtu (22/12/2012) Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (M-HTI) mengadakan konferensi internasional. Konferensi yang diadakan di Grand Sahid Hotel Jakarta ini mengangkat tema tentang “Khilafah: Melindungi Perempuan dari Kemiskinan dan Eksploitasi”.

Konferensi Perempuan Internasional yang diadakan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia ini membahas tentang penderitaan yang melanda kaum perempuan di Indonesia dan berbagai belahan dunia. Acara ini dihadiri oleh muslimah dari belahan dunia seperti Afrika, Australia, Timur Tengah, Inggris, Malaysia, dan tentunya termasuk Indonesia.

“Ini yang kedua kalinya MHTI mengadakan konferensi, sebelumnya konferensi berlangsung di Tunisia pada bulan Maret 2012,” ujar Ratu Erma, Ketua Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia saat pembukaan konferensi, Sabtu (22/12/2012).

Dalam konferensi kali ini, kata Erma, akan menjelaskan bagaimana sistem Khilafah dapat melindungi perempuan dari perbudakan dan kemiskinan.

“Kapitalisme telah memaksa perempuan untuk bekerja. Wanita Asia lebih memilih untuk menjadi buruh migran karena alasan kemiskinan,”, ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia juga menyebutkan bahwa M-HTI telah mengadakan penelitian lapangan untuk daerah yang mengeksploitasi perempuan.

“Di Jawa Barat, perempuannya harus bekerja delapan sampai sembilan jam sehari dan hanya dibayar Rp. 600 ribu sedangkan kalau tidak masuk kerja dipotong gaji. Ini adalah eksploitasi perempuan dari sisi finansial,” paparnya.

Menurutnya negara Indonesia telah memakai sistem di luar Islam dan ini merupakan kemaksiatan dan kufur nikmat terhadap Allah Subhanahu Wata’ala.

Ia juga mengatakan ada persepsi keliru yang telah dibuat oleh kapitalis jika wanita bekerja maka akan mengentaskan kemiskinan dan ini merupakan salah satu bentuk eksploitasi.

“Partisipasi perempuan dalam dunia kerja adalah eksploitasi perempuan,” ujarnya.

Maka, kata Erma, tidak ada jawaban lain untuk mengentaskan kemiskinan selain menerapkan syari’at Islam. “Saya harap konferensi ini akan membawa pengaruh besar terhadap umat, utamanya pada perempuan,” tutupnya.

Peserta yang hadir pada konferensi ini diperkirakan sebanyak 1500 orang berasal dari negeri-negeri Muslim. Para peserta beragam latar belakang seperti akademisi, mahasiswi, tokoh masyarakat, mubalighah, aktivis, perwakilan organisasi perempuan, jurnalis dan lain sebagainya. Mayoritas peserta berasal dari berbagai daerah di pulau Jawa dan sekitarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eksploitasiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kalungan Bunga untuk Abd el-Qadir
Tulisan selanjutnya Berbahagialah Orang Mukmin yang Dicela

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?