Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

UU Pendanaan Terorisme Jangan Disalahgunakan untuk Kepentingan Politik

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 27 Februari 2013 07:47
Bagikan
Widodo: Teror sejak Belanda dan Soekarno sudah ada
Bagikan

Hidayatullah.com–Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Prof. Dr. Bambang Widodo Umar, M.Si., menghawatirkan Undang-Undang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme akan disalahgunakan mengingat definisi terorisme di Indonesia dan di dunia masih belum jelas.

“Harus jelas terorisme yang mana karena definisnya masih lentur sekali. Teror sejak jaman Belanda juga ada kok, orang jaman Soekarno ada juga lalu yang mana terorisnya. Jadi Ini tidak jelas,”  ujar pengamat kepolisian dan dosen kriminologi UI saat ditemui hidayatullah.com di ruang kerjanya, Departemen Kriminologi, FISIP Universitas Indonesia, Depok, Selasa (26/02/2012) kemarin.

Menurut anggota Kompolnas ini, seharusnya sebelum disahkan menjadi Undang-undang, harus diperbaiki terlebih dulu defenisinya.

“Maka selain UU Pendanaan Terorisme harus diperbaiki dengan memberikan batasan-batasan yang bisa dilakukan oleh militer sehingga tidak disalahgunakan oleh kepentingan kekuatan politik yang sedang berkuasa,” pungkasnya.

Ia khawatir, definisi terorisme akhirnya melebar, seperti menembaki orang yang tidak bersalah. Sehingga harus ada definisi yang jelas terorisme di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita khawatir bahwa terorisme ini nanti melebar. Maaf lah orang pakai sarung Cingkrang dibilang teroris, jadi harus ada definisi yang jelas, seperti terorisme di Indonesia bukan dari luar negeri.  Dan bagaimana strategi mengatasi itu? Karena itu bangsanya sendiri, saudara kita sendiri lho, kenapa ditembaki begitu?” jelasnya.

Lebih jauh, ia meminta polisi untuk memperbaiki penegakkan hukum dalam kasus penananganan tindak pidana terorisme, bukan perang.

“Kecuali kalau ada terorisme yang datang dari Amerika ke Indonesia oke, tapi kalau dari anak kampung-kampung sudah dibilang teroris padahal mereka ada keyakinan-keyakinan tertentu yang berbeda seperti spirit ingin melawan kezholiman, apa itu salah?”*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Larang Wanita Bekerja di Sekolah Putra
Tulisan selanjutnya Banyak Produk di Sumbar Belum Bersertifikat Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?