Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar Larang Wanita Bekerja di Sekolah Putra

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2013 20:54 8:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2013 20:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Keputusan tidak disangka pemerintah Qatar yang melarang wanita bekerja di sekolah-sekolah khusus putra membuat para guru dan stafnya kerepotan menyesuaikan diri.

Otoritas pendidikan Qatar melarang wanita bekerja sebagai guru, tenaga administrasi, akuntan, tenaga sosial dan humas di lembaga pendidikan yang dieruntukkan khusus putra, lapor koran Al-Watan (14/2/2013).

Para wanita Qatar yang menjadi guru dan tenaga administrasi direlokasi berdasarkan alamat tempat tinggal mereka. Sedangkan wanita warga negara asing diberikan surat keterangan pemberhentian dan sertifikat sehingga mereka bisa mencari pekerjaan di tempat lain.

Berdasarkan sistem sponsor yang ditetapkan negara-negara Teluk, orang asing tidak bisa pindah kejra atau mencari pekerjaan lain tanpa memiliki surat keterangan dari tempatnya bekerja sebelumnya.

Al-Watan melaporkan, sekolah-sekolah swasta sangat terkejut dengan keputusan itu, sebab dikeluarkan di tengah-tengah tahun ajaran menjelang ujian tengah tahun. Disamping itu, banyak peerjaan yang harus dipindahtangankan ke staf pengganti. Dan urusan komitmen keuangan antara guru, staf adminstrasi, sekolah dan bank juga harus disesuaikan. Untuk itu mereka meminta agar pemerintah memberikan kelonggaran hingga tahun ajaran berakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Qatar pendidikan antara anak laki-laki dan perempuan dipisah, meskipun guru wanita boleh mengajar anak laki-laki sampai kelas enam.

Masalah murid-murid putra yang diajar guru wanita ini menimbulkan perdebatan. Mereka yang mendukung berpendapat, sentuhan lembut dan kesabaran guru wanita dalam mengajar akan membantu anak-anak putra belajar. Namun, menurut kelompok penentang, apabila guru wanita mengajar anak laki-laki maka dikhawatirkan mereka akan meniru tingkah laku kewanitaannya, termasuk dalam bermain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya APQI: “Penerbit Al-Qur’an Perlu Ditata”
Tulisan selanjutnya UU Pendanaan Terorisme Jangan Disalahgunakan untuk Kepentingan Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?