Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI: Ironis, Makanan Tidak Bersertifikat Halal Malah Disukai

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Maret 2013 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, kosmetika, dan obat-obatan sampai kini belum diwajibkan pemerintah. Sertifikasi halal yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai bentuk kepedulian MUI sebagai lembaga “pelayanan umat”.

“Di masyarakat tak jarang makanan yang belum ada sertifikasi halalnya, malah disukai kaum Muslimin. Ini kan ironis,” kata Ketua Bidang Ekonomi MUI Jabar, H. Mustopha Djamaluddin, dalam diskusi makanan halal di Bandung, Rabu (20/3/2013).

Padahal, serbuan kuliner, khususnya dari luar negeri amat besar, seperti dari restoran Jepang, Amerika, India, Thailand, maupun Korea. “Pasar Indonesia yang besar merupakan potensi dimasuki restoran-restoran kuliner. Namun, apakah kita pernah menanyakan masalah kehalalannya?” ujarnya.

Demikian pula makanan dan jajanan yang dikonsumsi sehari-hari, juga perlu diragukan kehalalannya. “Akibat sebagian pedagang tak tahu minyak babi, lalu dicampur ke bakso, mi, dan lain-lain. MUI dengan Lembaga Pengkajian Makanan Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) peduli dengan soal halal dan haram makanan ini,” tuturnya.

Sedangkan Kabid Pembinaan LPPOM Daerah, H. Nurwahid mengatakan, di Singapura dan Malaysia, bahkan Australia, amat ketat dalam pembedaan antara makanan yang haram dan halal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Para pedagang di tiga negara itu akan melarang kaum Muslimin untuk datang ke restorannya karena masuk dalam kategori restoran yang menjual produl haram. Di Indonesia malah tidak jelas, akibatnya kaum Muslimin mengonsumsi makanan haram,” ucapnya, seperti dimuat Pikiran Rakyat.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Diminta Minta Maaf pada Korban Pelecehan Seks di Argentina
Tulisan selanjutnya Walikota Padang Robohkan Pondok Maksiat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?