Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Tolak Penyelenggaraan Miss World di Indonesia

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 8 April 2013 14:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–MUI Pusat menolak penyelenggaraan kontes kecantikan Miss World 2013 yang dijadwalkan berlangsung 28 September di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyatakan mendukung penuh acara internasional itu.
 
MUI menyebutkan, kontes Miss World hanya sebagai ajang pamer aurat seperti yang sudah diselenggarakan di berbagai negara. Acara itu dianggap tidak sopan dan melanggar norma-norma agama.

“Apabila itu terjadi pasti akan sangat mencederai atau menodai umat Islam di Indonesia,” tegas Ketua MUI Pusat Bidang Kerjasama dan Hubungan Internasional KH Muhyidin Junaedi, dimuat laman Fajar, Senin (8/4/2013).
 
Muhyidin menilai, kontes Miss World sangat bertolak belakang dengan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan adab kesopanan. Kontes Putri Dunia ini secara tak langsung mempropagandakan pola hedonisme dan materialisme. Hedonisme merupakan pandangan hidup yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi tujuan utama.
 
Muhyidin mengatakan, kontes Miss World 2013 tidak bisa diandalkan sebagai cara agar turis dari seantero dunia mau membanjiri Indonesia. “Lebih baik jika diadakan di luar negeri saja karena lebih banyak mempunyai infrastruktur yang bagus dibandingkan Indonesia,” ujarnya.
 
Ia berharap pemerintah pusat dan Jawa Barat bersikap arif mengambil keputusan terkait penyelenggaraan Miss World 2013, agar tidak hanya memikirkan aspek sesaat. Dia mengingatkan, MUI membolehkan kontes itu terjadi, tapi tidak diadakan di Indonesia.
 
“Indonesia pun harus menolak mengirim perwakilannya ke sana (Miss World, Red). Pemerintah harus memahami suara rakyat karena Ka’bah tidak memayungi event-event yang memang direkayasa musuh-musuh Islam,” tegasnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Akan Bangun Taman Taurat Hadap Masjid al Aqsha
Tulisan selanjutnya Berawal dari Perdebatan, Mahasiswi itu Memeluk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?