Hidayatullah.com— Satu keluarga imigran Muslim etnis Rohingya berada di penampungan Kantor Imigrasi Sidoarjo Jawa Timur (Jatim). Mereka adalah Iman Hussain (suami), Nurjan (istri), Nurhakim (11) dan Nurjumah (6 tahun).
Mereka semua diinapkan di rumah transit imigrasi, sebuah rumah dua lantai berukuran 4X4 meter , tepat disamping masjid kantor imigrasi.
Mereka merupakan satu keluarga yang tersisa, karena yang lain telah kabur. [baca juga: Sampai Kapan Jeritan Nurjan Didengar Orang?]
Sebelumnya, sekitar 33 imigran yang ditangkap jajaran Polda Jatim hari Jumat pekan lalu di Apartemen Puri Darmo Residence, Surabaya, kabur akibat kurangnya pengawasan petugas imigrasi.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya, Dahlan Pasaribu, hari Selasa (09/04/2013) imigran etnis Muslim rohingya itu kabur saat petugas sedang melakukan pendataan.
Sejak pihak imigrasi menerima limpahan imigran gelap asal Myanmar dari Polda Jatim hari Jumat, mereka hanya dibiarkan menginap di masjid yang masih satu lokasi dengan kantor imigrasi.
Diduga para imigran kabur beramai-ramai Ahad dini hari (07/04/2013), memanfaatkan kelengahan dan terbatasnya petugas.
Hal ini juga didukung oleh mudahnya akses transportasi, karena letak kantor imigrasi yang strategis tepat berada depan jalan raya dan dekat dengan terminal Purabaya.
Para imigran yang sejak hari Selasa (02/04/2013) pecan lalu di Apartemen Puri Residence, Jalan Kupang Baru, ditengarai akan diseludupkan ke Australia.
Kini kasusnya sedang ditangani Polda jatim.*/Samsul Bahri