Hidayatullah.com–Anggota DPD asal Jawa Barat dan tokoh Cigondewah, KH. Sofyan Yahya, meminta agar penanganan orang yang diduga teroris diperlakukan dengan manusiawi. Kepolisian harus menggandeng ormas-ormas Islam untuk menangani “orang-orang yang salah dalam memahami jihad tersebut”.
“Saya nilai penanganan Densus 88 terlalu berlebihan, malah sampai menembak mati. Penanganan harus dengan lebih santun dan manusiawi,” kata Kiai Sofyan, di rumahnya Cigondewah, Margaasih, Kab. Bandung, Jumat (10/5/2013).
Lebih jauh Kiai Sofyan mengatakan, apabila ada indikasi tindakan yang dilakukan orang-orang yang dianggap menjurus ke aksi terorisme, maka alim ulama dan ormas-ormas Islam harus dilibatkan.
“Kalau mau menangkap tak perlu dengan penggrebekan, apalagi sampai menembak mati. Saya siap berdialog dan mendekati kelompok itu agar menyerahkan diri,” ucapnya, dalam laman Pikiran Rakyat.
Dalam penggerebekan di Cigondewah, kata Kiai Sofyan, juga berlebihan karena dari pagi aparat kepolisian sudah siaga. “Mereka membawa juga ambulans, kantong mayat, dan para wartawan sehingga terkesan semua sudah direkayasa dan dipersiapkan dengan baik,” katanya.*