Hidayatullah.com–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Satya W Yudha memberikan jalan keluar agar mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Migas dapat dihentikan ruang geraknya, terutama di instansi ESDM.
Menurutnya, antara pemerintah dan DPR disarankan membentuk Dewan Energi Nasional dan dikepalai langsung oleh presiden.
“Perlu dibentuknya dewan energi nasional. Pimpinan langsung ke presiden,” ucapnya.
Selain itu, anggota DPR RI yang duduk di Komisi VII ini mengatakan tidak hanya sampai di sana. Setelah dibentuknya Dewan Energi Nasional, kita juga harus memperhatikan beberapa kepentingan Asing yang ingin menjadi investor. Misalnya, ia mencontohkan nota kesepakatan atau kontrak harus diperhatikan baik-baik agar tidak merugikan diri sendiri.
Dan itu pertanda bahwa kita memang berdaulat sepenuhnya.
“Kedaulatan tergantung oleh kontrak-kontrak kita dengan asing,” sarannya.
Dengan menjalankan kedua strategi tersebut, Satya meyakini bangsa Indonesia akan terhindar dari bangsa yang tergadai. Kemudian, kepentingan-kepentingan kelompok yang tidak loyal terhadap bangsa dan Negara pun akan segera lenyap.
“Jangan sampai kita tergadaikan,” tutupnya sebagai pembicara dalam acara diskusi “Migas Untuk Raktat” yang diadakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ahas siang (21/09/2014), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta.*