Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Rektor UII: Islam Agama Dialog dan Cinta Damai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2013 16:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aksi kekerasan yang dilakukan Michael Adebolajo, seorang muallaf, terhadap seorang tentara Inggris 25 tahun, Drummer Lee Rigby, di Woolwich, London, Rabu (22/05) lalu, tak pelak semakin memantik meluasnya stigma buruk terhadap Islam. 

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec, mengatakan, meluasnya stigma buruk terhadap Islam salah satunya juga diakibatkan tidak adanya kesadaran dan keterbukaan dialog antarsesama.

“Islam adalah agama dialog dan cinta damai. Adapun oknum yang melakukan tindak anarkisme atas nama agama tidak dapat digeneralisasi. Inilah pentingnya membangun dialog agar persepsi itu tak terus hadir,” kata Profesor Edy dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, Ahad (26/05/2013).  

Memang cukup mengkhawatirkan, kata Edy. Sebab, setiap muncul isu bom dan aksi kekerasan yang kerap melanda belahan dunia, selama ini tudingan tak jarang langsung diarahkan kepada Islam. Melalui propaganda media, klaim itu kemudian meninggalkan stigma buruk terhadap Islam sebagai agama kekerasan.

“Ini menggambarkan bahwa ada komunikasi yang tersumbat. Agar pandangan atau stigma buruk tidak terus meluas, maka semua pihak harus membuka diri untuk dialog,” terang Edy.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Merespon akan pentingnya hal tersebut, pihaknya pun akan melakukan kegiatan seminar internasional dialog antar-agama dan perdamaian yang kebetulan digelar atas kerjasama 2 universitas yang berkedudukan di dua negara yang berbeda pula, yaitu Saudi Arabia dan Indonesia.

Dikatakan Edy, kegiatan dialog internasional tersebut merupakan joint seminar untuk membahas isu-isu kemanusiaan, budaya dan peradaban. Rangkaian kerjasama itu dilakukan atas kerjasama antara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Islam Madinah (UIM) di Arab Saudi.

“Tema-tema kerjasama seminar internasional ini kami pandang sangat tepat untuk diangkat menyusul isu-isu yang berkembang belakangan ini,” jelasnya.

Dialog internasional yang akan mengupas masalah dialog antaragama, kebudayaan, dan kemanusiaan ini baru merupakan pembukaan saja. Ke depan, kata Edy, dimungkinkan akan dilakukan dialog-dialog kemanusiaan yang membahas tema-tema secara khusus.

Selain itu, jelas Edy, seminar bertajuk “Dialog Antar Agama dan Kebudayaan untuk Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia” ini juga ingin menunjukkan bahwa Arab Saudi sangat terbuka dengan dialog dan memiliki kepedulian sangat besar terhadap isu-isu kemanusiaan dan perdamaian.

“Memang, tema yang akan dibahas pada seminar nanti masih sangat general, yaitu tentang kemanusiaan, budaya, dan perdamaian. Ke depan kita bisa lebih intensifkan lagi tentang masalah yang lebih spesifik, seperti soal leadership, gender, masalah kemiskinan, dan lain sebagainya,” ujar Edy.

Menurut Edy, dialog agama untuk kemanusiaan menjadi penting dilakukan agar perbedaan-perbedaan pandangan yang muncul dalam tataran sosial dan budaya tidak dijadikan bahan untuk saling menyerang satu sama lain.

“Kita semua berbeda, agama kita berbeda-beda. Tetapi berbeda bukan berarti harus saling bermusuhan. Sebaliknya, kita harus ada saling memahami.”

Arab Saudi yang juga sebagai inisiator dialog internasional ini, lanjut Edy, menunjukkan sikap keterbukaan dengan dialog kemanusiaan. Terbukti, misalnya, Arab Saudi membuka program pertukaran pelajar, membuka program bahasa asing selain Arab, dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan.

“Dengan menggelar dialog seperti ini, menunjukkan bahwa Arab Saudi sangat membuka diri terhadap persoalan kemanusiaan dan mendorong terwujudnya stabilitas sosial yang lebih baik,” tandasnya.

Seperti diwarta media ini sebelumnya, Universitas Islam Madinah (UIM) Saudi Arabia bekerjasama dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta akan menggelar seminar ilmiah internasional di Jakarta yang dinisiatori “Khadimul Haramain” atau Pelayan Dua Tanah Suci, Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Seminar ilmiah internasional yang akan digelar di Jakarta pada 4 Juni ini rencananya akan digelar sehari di Hotel Ritz Carlton, dan akan dihadiri ratusan undangan dari dalam dan luar negeri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Stadion Allianz Arena Akan Dilengkapi Masjid
Tulisan selanjutnya Freeport, Campur Tangan Asing dan Tragedi Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?