Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Awal Mula Tradisi Hari Raya Idul Ghodir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2013 05:33 5:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2013 05:33
Bagikan
Peringatan Idul Ghadir di Yayasan al-Qo’im Kaltim
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari  Sabtu (26/10/2013) depan, kelompok Syi’ah di Indonesia akan merayakan Hari Raya terbesar mereka, Hari Ghodir Khum atau “Idul Ghodir”.

Kapan pertama kali hari Idul Ghodir ini diselebrasikan? Menurut ulama Syi’ah, awal mula selebrasi Idul Ghodir ini pertama kali terjadi dalam sejarah pada saat Ali bin Abi Thalib berkuasa sebagai khalifah.

Sebuah situs berita milik Syiah, IRIB menulis, “Sekitar 30 tahun setelah rombongan besar kaum Muslimin berkumpul di Ghodir Khum, untuk pertama kalinya umat Islam kembali memperingati hari bersejarah dan paling menentukan bagi nasib Umat Islam di era kekhilafahan Imam Ali dan kehadiran beliau di Kufah. Pada hari Jumat bertepatan dengan peringatan hari raya Ghodir, Imam Ali di hadapan kaum Muslimin yang berkumpul dalam acara shalat Jumat menyampaikan Khutbah mengenai Ghodir. Beliau menyampaikan kembali peristiwa Ghodir bagi umat Islam yang tidak hadir dalam peristiwa besar itu, maupun masyarakat yang tidak mengetahuinya. Sayidina Ali bin Abi Thalib menyebut hari Ghodir sebagai hari raya terbesar umat Islam. Pernyataan beliau tersebut menegaskan urgensi tradisi memperingati hari raya Ghodir sebagai hari paling bersejarah bagi umat Islam yang harus diperingati setiap tahun.” (Lihat artikel “Idul Ghodir dalam Perspektif Imam Ali” yang dirilis hari Selasa, 22 Oktober 2013 di situs http://indonesian.irib.ir)

Justru menunjukkan perbedaan

Guru Besar Sosiologi Agama yang juga dikenal seorang pengkaji dan penulis serius masalah Syiah Prof. Dr.H. Mohammad Baharun menilai,  rencana kaum Syiah Indonesia yang mau mengadakan acara “Idul Ghodir”  tanggal 26 Oktober 2013 di Jakarta dinilai justu semakin menampakkan perbedaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Hari Raya Ghodir adalah rekayasa Syiah yang semakin memperjelas identitas dan perbedaan yang menyimpang mereka dari warisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam,” ujar Baharun dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Kamis (24/10/2013).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ghodir Khumhari rayaIdul Ghodirsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekilas tentang Hari Raya Syiah, Ghodir Khum
Tulisan selanjutnya Perawat Muslimah, Tenaga Paling Dicari di Papua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?