Hidayatullah.com—Pulau Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan yang telah sepuluh tahun meluncurkan ‘Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami’ mengaku telah siap menerapkan ekonimi Syariah.
“Alhamdulillah ini baik, positif kami menyambut kampanye gerakakan ekonomi syariah ini, karena sesungguhnya masyarakat Madura menginginkan kehidupan yang Islami dan bersyariah,” ujar KH Ali Rahbini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan saat Pencanangan Gerakan Ekonomi Syariah (GRES!) di Jawa Timur bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Hijriyah tanggal 1 Muharam 1435 H yang dipusatkan di Kota Pamekasan Madura.
Sementara itu, Achmad Syafii, Bupati Pamekasan juga mengatakan, Madura yang terkenal dengan sebutan Serambi Madinah, telah lama mencanangkan “Gerakan Pembangunan Masyarakat Islam” tentu sangat gembira menyambut GRES!.
“Masyarakat Madura telah lama merintis dan siap untuk menerapkan ekonomi Syariah, sudah sepuluh tahun lalu ‘Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami’ dan ini sangat sesuai dengan karakter masyarakat yang terkenal dengan Serambi Madinah,” ujarnya di hadapan sekitar 3.000 peserta Jalan Sehat Ceria – Arek Lancong, Pamekasan dalam rangka kampanye Pencanangan GRES!
Acara pencanangan ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan “Syariah Week” pada akhir November dan awal Desember 2013, yang dikemas dalam beberapa kegiatan.*