Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Canangkan GRES, SBY harap Indonesia Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Syariah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2013 08:58 8:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2013 08:58
Bagikan
SBY menekan sirine tanda pencanangan GRES
Bagikan

Hidayatullah.com– SBY Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap gerakan ekonomi syariah mampu mendorong misi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Demikian disampaikan SBY saat mencanangkan “Gerakan Ekonomi Syariah” (GRES) di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta

“Indonesia berpotensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” kata Presiden SBY, Ahad (17/11/2013).

Dalam sambutannya, SBY berharap sistem eknomi syariah berkembang di berbagai sektor mulai dari perdagangan, perbankan, asuransi dan lainnya.

SBY Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan kembali komitmen untuk menjadikan sistem perekonomian syariah sebagai agenda nasional mengingat sistem itu mampu bertahan dari gejolak ekonomi dunia.

“Ekonomi ini (syariah) tidak mudah menjadi gelembung atau yang kita kenal sebagai bubble economy,” kata SBY dikutip Antara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut SBY, sistem ekonomi syariah menghindarkan pembiayaan yang bersifat spekulatif atau eksploitasi pasar keuangan, lingkungan hidup dan sosial, hanya demi keuntungan ekonomi pemilik modal.

Melalui sistem bagi hasil, tambah SBY, ekonomi syariah menghilangkan jarak antara sektor keuangan dan sektor riil.

“Dengan kata lain, perkembangan sektor keuangan merupakan cerminan kemajuan sektor riil,” katanya.

Acara pencanangan yang dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

SBY menilai sistem ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang harus diperkuat di Indonesia. Pasalnya, saat perekonomian dunia mengalami gejolak, ekonomi syariah terbukti mampu bertahan.

“Saya menyambut baik GRES, untuk meningkatkan akselerasi masyarakat pada ekonomi syariah … mari kita perkuat ekonomi domestik, mari kita bangun sistem dan budaya … ekonomi nenek moyang kita,” ajak SBY sebelum menekan sirine tanda pencanangan GRES.

Peran Ekonomi Syariah Makin Meningkat

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, saat ini ekonomi syariah berkembang cukup baik melampaui bank konvensional. Namun peran ekonomi syariah harus lebih ditingkatkan di berbagai sektor mulai dari perdagangan, perbankan, asuransi dan lainnya.

“Perannya harus ditingkatkan baik dalam asuransi dan perbankan, selain itu tingkat  kepercayaan masyarakat masih harus ditingkatkan,” kata Menag Suryadharma Ali di sela-sela pencanangan Gerakan Ekonomi Syariah (GRES).

Menag mengakui, akhir-akhir ini ekonomi syariah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Namun kemampuan ekonomi syariah untuk menjangkau lapisan masyarakat masih jauh di bawah bank konvensional.

“Harus terus digalakkan adanya kesadaran menggunakan ekonomi syariah,” ujar Menag.

Mengenai pemanfaatan ekonomi syariah oleh Kementerian Agama, Menag mengungkapkan, pihaknya telah menggunakan syariah untuk bank-bank penerima setoran haji, zakat dan wakaf.

“Saat pertama jadi Menteri Agama uang haji di sukuk Rp 2,7 trilyun, sekarang Rp 35 trilyun,” terang Menag.

Mengenai pengalihan uang haji dari bank konvensional ke bank syariah, Mernag mengatakan, ada proses pemindahan secara bertahap, dan tidak bisa serta merta. Selain itu pihaknya memperhatikan prinsip atau asas prudential atau kehati-hatian.

“Kita harus memperhatikan kondisi bank syariah, padahal  masyarakat Indonesia terpencar di ribuan pulau banyak yang terpencil dan belum terjangkau bank syadiriah,” terang Menag.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:enomomi syariahGress
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kekerasan di Xinjiang jadikan Muslim Uighur terus jadi Kambing Hitam
Tulisan selanjutnya Facebook Tutup Sejumlah Akun terkait Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?