Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kader KAMMI Hampir jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Lari Saat Didoakan

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Januari 2014 06:22 6:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Januari 2014 06:02
Bagikan
Subhanallah, di tengah kepanikan, korban masih ingat Allah dan mendoakan pelaku dibuka hatinya. Saat itulah pelaku lari
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah kejadian langka menimpa  salah seorang wanita korban pemerkosaan. Korban yang juga seorang kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Batam itu selamat setelah mendoakan si pelaku yang nyaris akan memperkosa dan melukainya.

“Yaa Allah, dia makhluk-Mu. Apapun agamanya dia makhluk-Mu. Maka Ubahlah hatinya yaa Allah,” demikian doa korban kala itu sebagaimana keterangan dari Humas KAMMI Batam Puri Suryani dikutip Suaranews.com Senin (30/12/2013).

Entah apa yang terjadi, usai berdoa, pelaku lari tunggang-langgang meninggalkan korban dalam keadaan berdarah-darah hingga ditemukan orang dan diantar ke sebuah rumah sakit.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Keanehan juga ditunjukkan pada dokter yang sempat merawatnya. Berdasarkan penuturan korban, saat kejadian ia sempat ditusuk dengan gunting pada leher dan perut. Ia bahkan merasa lehernya sudah nyaris putus.  Namun ia kaget dokter menyakan ia hanya mengalami luka sayatan pada wajah, leher, dada serta tangannya.

Kronologi kejadian

Menurut Humas KAMMI Pusat dalam rilis nya yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Rabu (01/01/2014), musibah terjadi ketika korban JES baru saja pulang dari sebuah pelatihan di Kota Tiban, Batam.

Korban yang baru beberapa bulan tinggal di Batam rupanya mencoba jalur baru menuju rumah tempat tinggalnya di Batu Aji. Ketika bertemu perempatan lampu merah, korban seharusnya belok kiri justru mengarahkan motornya untuk belok kanan.

Di tengah perjalanan korban baru sadar dirinya telah kesasar sampai ke jalan menuju pelabuhan (Sekupang).

Di situlah korban bertemu seseorang yang awalnya mengaku juga akan pulang ke Batu Aji dan berdalih memberikan petunjuk jalan. Sepanjang jalan, pelaku sempat menanyakan asal korban.

Beberasa saat perjalanan korban merasa aneh dengan jalan yang dilalui. Pelaku menawarkan jalan pintas menuju Batu Aji dengan memasuki hutan dan jalan setapak. Korban merasa ganjil dengan kondisi yang sangat sepi dan lokasinya di hutan.

Di tempat sepi itulah pelaku turun dari motor dan mengeluarkan gunting dan mengeluarkan ancaman.

“Mau Hidup atau Mati?” Korban pun langsung membalasnya dengan menyerahkan semua barang-barang yang dimilikinya.

“Anda mau motor saya? Ambil. Anda mau tas saya? Ambil.”

Namun pelaku sama sekali tidak menunjukkan sikap untuk mengambil barang-barangnya.

Seketika pelaku menyeret kuat korban dengan menarik kerah jaket menuju semak-semak dalam kondisi badan setengah terbaring. Mereka sempat adu fisik.

Korban kemudian berteriak minta tolong, kala itu pelaku menusuk-nusuk mukanya dengan gunting. Korban mencoba melawan dengan menghadang mukanya dengan tangannya sendiri agar selamat.

Di tengah situasi sulit, korban pun terus berdzikir, bahkan mendo’akan pelaku. Di tengah kepanikan, korban masih ingat kepada Allah dan mendoakan agar sang pelaku dibuka hatinya dan dirobah menjadi orang baik.

Entah karena doa itu, pelaku akhirnya lari meninggalkan korban.

Dengan kondisi tubuh penuh darah, korban mendapatkan kekuatan untuk bangkit dan berniat mengejar pelaku yang berhasil lari dengan motornya.

Tidak lama kemudian, lewatlah tiga orang remaja menyelamatkan korban. Akhirnya korban dibawa ke rumah warga terdekat. Semula kirban dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah dan sekarang di rawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.

Sementara motor Honda Beat merah korban masih diamankan di Rumah Pak RT 01 Temiang.

Menurut Humas KAMMI Pusat, saat ini Tim Advokasi dan Investigasi Internal KAMMI masih mencari modus utama dari aksi kekerasan terhadap korban JES ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kammi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikepung Berbulan-bulan, Kelaparan Melanda Pengungsi Palestina di Suriah
Tulisan selanjutnya Dunia dan Meningkatnya Boikot Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?