Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PP Larangan Ekspor Mineral Mentah: RI Senang, Industri Global Cemas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Januari 2014 16:49 4:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Januari 2014 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Keputusan pemerintah dengan menerbitkan PP No.1/2014 dan Permen ESDM No.1/2014 tentang peningkatan nilai tambah mineral melalui pengolahan dan pemurnian rupanya membuat industri global cemas.

Dengan peraturan baru ini, Indonesia yang dikenal sebagai pemasok sumber daya alam terbesar dunia akan menghentikan semua ekspor bijih mineral mentah sebagai upaya mempromosikan pengolahan domestik.

Larangan ekspor mineral mentah yang diterapkan Indonesia mulai Ahad 12 Januari 2014 langsung merebut perhatian dunia.
Koran The Australian, Senin (13/02/2014) perusahaan jasa keuangan dan perbankan Pransis, BNP Paribas, menilai rincian dan penerapan kebijakan Undang-undang (UU) Mineral dan Batu Bara (Minerba) tersebut masih tidak jelas hingga saat ini. Maklum, diberitakan Reuters, pemerintah Indonesia masih mengizinkan raksasa pertambangan Amerika Serikat (AS), Freeport McMoRan Copper dan Newmot untuk mengekspor tembaga bernilai miliaran dolar AS.

Lebih dari 100 perusahaan tambang terancam mengurangi kapasitas atau menutupi operasinya karena ketidakpastian pemberlakuan regulasi pengiriman mineral di Tanah Air dengan alasan, peraturan ini membuat bingung beberapa produsen mineral olahan seperti dikutip dari CNBC.

Dikabarkan Sydney Morning Herald, produsen alumunium terbesar ketiga di dunia, Alcoa mulai mencari sumber daya baru untuk memenuhi kebutuhan bauksitnya. Hal ini mengingat bauksit merupakan bahan baku utama produksi alumunium.
Produksi smelter alumuniumnya di China mulai terancam akibat pembatasan ekspor mineral mentah dari Indonesia. Sementara itu, salah satu smelternya di Australia juga tercancam ditutup akibat proyeksi kekurangan pasokan dalam jangka panjang.
Indonesia dikenal sebagai eksportir terbesar dunia untuk timah halus dan batubara termal serta tuan rumah bagi perusahaan tambang emas terbesar dunia sekaligus tambang tembaga nomor lima terbesar dunia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ekspor mineral pada tahun 2012 total bernilai 10,4 milyar dollar, sekitar lima persen dari total nilai ekspor Indonesia, demikian menurut catatan Bank Dunia.

Lewat perubahan kebijakan itu, 66 perusahaan yang meliputi Freeport dan Newmont, akan diperbolehkan untuk melanjutkan ekspor ”mineral yang telah diproses” karena mereka telah memberikan jaminan kepada pemerintah bahwa mereka akan segera membangun pabrik pengolahan yang disyaratkan pemerintah.

“Selama mereka bisa memenuhi persyaratan, Freeport serta puluhan perusahaan tambang nasional lainnya masih diperbolehkan untuk mengekspor,” kata Menteri Industri M.S. Hidayat.

Perusahaan-perusahaan yang kelihatannya akan paling terkena dampak dari larangan itu adalah perusahaan nikel dan bauksit yang jumlahnya ratusan.

Hentikan pengiriman

Sesaat setelah larangan itu berlaku,. Freeport menghentikan ekspor tembaga dan mengatakan tidak akan melanjutkan ekspor hingga ada kejelasan mineral apa saja yang bisa dikirim ke luar negeri.

Pimpinan Freeport Indonesia Rozik Soetjipto mengatakan, ia percaya bahwa perusahaannya akan diperbolehkan melanjutkan pengiriman tembaga konsentrat, namun mereka masih menunggu konfirmasi dari pemerintah.

Freeport Indonesia yang menghasilkan 73 persen dari total pangsa pasar tembaga, sejak 15 Desember lalu menghentikan hasil tambang mereka dari Papua, demikian dinyatakan pejabat serikat buruh perusahaan tersebut Virgo Solossa.

Juru bicara perusahaan tersebut mengatakan Freeport terus menyediakan tembaga ke berbagai perusahaan pengolahan lokal.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Banjir Butuh Puluhan Ribu Perangkat Ibadah dan Peralatan Sekolah
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?