Hidayatullah.com–Lima kios di Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ludes terbakar, Hari Sabtu (18/1/2013) malam.
Kebakaran berasal dari warung kopi yang berdempetan dengan empat kios penjual tali tambang, sangkar burung dan bahan-bahan plastik.
Karimin, salah satu warga sekitar Pasar 17 Agustus menjelaskan, ledakan kompor atau elpiji diduga menjadi penyebab kebakaran. Menurutnya, sumber api berasal dari warung kopi yang biasa dijadikan tempat mangkal wanita penjaja seks (WTS) sekaligus tempat transaksi bisnis seks. Saat kejadian, pemilik warung dan penghuninya lari berhamburan karena takut ikut terbakar.
“Warga sudah coba memadamkan apinya, namun cepat merembet ke kios di sebelahnya yang berjualan sangkar burung dan plastik,” terang Karimin dikutip Kompas Ahad, 19 Januari 2014.
Sementara itu, pemilik empat kios yang terbakar saat kejadian sedang tidak berada di lokasi. Mereka sudah pulang ke rumahnya masing-masing dan kiosnya dalam keadaan terkunci. Kios-kios tersebut diketahui milik Raheli, Sittina dan Yono.
“Warga kesulitan memadamkan api karena pintu kios itu terkunci dan pemiliknya sudah pulang,” jelas Karimin.
Api cepat dipadamkan setelah datangnya mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 200 juta.