Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abdul Mannan: Korupsi Produk Pendidikan Sekuler

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 1 Februari 2014 17:17 5:17 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 1 Februari 2014 16:34
Bagikan
Kajian "pendidikan integral" oleh Ketum PP Hidayatullah Dr Abdul Mannan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pendidikan integral harus dibangun berdasarkan tauhid dan moral. Berbeda dengan pendidikan sekuler, yang tidak dibangun atas kedua nilai tersebut. Dampak buruk pendidikan sekuler seperti yang terjadi di negeri ini.

Demikian salah satu kesimpulan dari penyampaian Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Hidayatullah Dr Abdul Mannan saat mengisi Halaqah Peradaban di Masjid Ummul Quraa, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 30 Rabiul Awal 1435 H (1/2/2014).

“Korupsi (adalah) produk pendidikan sekuler, karenanya nilai moral ini basis penting (dalam pendidikan),” ujarnya di depan ratusan hadirin usai shalat Shubuh berjamaah, mencontohkan dampak pendidikan sekuler.

Pada kajian dua pekanan tersebut, Mannan mengangkat tema “Al-‘Alaq: Dasar Konsep Pendidikan Integral”. Dia mengatakan, semua materi dalam pendidikan integral berbasis tauhid harus diarahkan menuju iman kepada Allah.

Dalam praktiknya pun demikian. Misalnya, kata dia, saat mengajar di sebuah universitas pascasarjana, Mannan menekankan para mahasiswanya akan pentingnya shalat berjamaah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Begitu tiba waktu shalat, lanjutnya, Mannan menghentikan sementara kegiatan kuliah, lalu mengajak mahasiswanya untuk ke masjid. Bahkan, katanya, shalat berjamaah mempengaruhi nilai mata kuliah mereka.

Mannan menyinggung lembaga pendidikan yang menggunakan jargon integral, namun masih belum Islami secara praktik. Dalam hal sederhana, misalnya, campur-baurnya para penjemput murid di depan sekolah, antara penjemput laki-laki dan wanita.

“(Atau) tukang ojek perempuan bonceng anak laki-laki,” tambahnya.

Mannan mengatakan, pesan inti dari wahyu pertama, Surat al-‘Alaq 1-5, adalah kesadaran bertauhid. Wahyu ini pun menjadi landasan dalam pendidikan integral, sehingga, segenap komponen dalam pendidikan mesti paham akan pesan-pesan al-‘Alaq.

“Mengantarkan semua anak didik mendeklarasikan kalimat falsafah hidup, (yaitu) Laailaha illallaah, Muhammadur Rasulullah,” jelasnya.

Hakikat Ilmu

Kesimpulan lainnya yang disampaikan Mannan bahwa para pendidik sepatutnya memiliki tauhid yang super. Sehingga mereka mampu mengantarkan anak-anak didik bertauhid dengan benar. Para pendidik pun harus dikontrol, bukan cuma anak didiknya yang dikontrol.

Mannan juga menjelaskan hakikat ilmu dalam Islam. Menurutnya, dalam mencari proses kebenaran mutlak harus dipandu oleh al-Qur’an, dengan bukti-bukti yang telah dialami para nabi dan rasul.

“Ini baru lurus. Kalau nggak ada panduannya, nggak bisa,” imbuhnya.

Sebab, ujarnya, di atas ilmu ada yang lebih berilmu, yaitu Allah Subhanahu Wata’ala.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ronde Pertama Jenewa II Oposisi dan Rezim Suriah Saling Tuding
Tulisan selanjutnya Belum Ada Bank Syariah yang 100 Persen Bersyariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Berita
28 Oktober 2026 13:17
Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?