Hidayatullah.com–Praktisi perbankan syariah, Riawan Amin mengatakan, sampai saat ini belum ada bank-bank syariah, baik di Indonesia maupun di luar negeri yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
“Saya katakan apa yang dipraktikkan (bank syariah) sekarang belum syariah,” kata Riawan saat menjadi narasumber Training Ekonomi Islam yang diselenggarakan Universitas Azzahra Jakarta, Sabtu (1/2/2014) pagi.
Menurut Riawan yang juga mantan Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Abisindo), bank-bank syariah yang ada sekarang masih mempraktikkan prinsip-prinsip transaksi ekonomi konvensional.
“Yang saat ini masih diperangi bank syariah hanya soal bunga saja. Yang lain seperti, uang kertas masih tetap digunakan,” kata Riawan yang kini menjabat Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Syariah.
Hanya saja, meski bank syariah belum 100 persen syariah, tetapi Riawan meminta masyarakat jangan meninggalkan bank syariah.
Riawan berprinsip, kalau umat Islam belum bisa melaksanakan konsep bank Islam, maka umat Islam jangan meninggalkan semuanya konsep bank Islam.
“Kalau ada bank setengah syariah dengan bank tidak syariah, maka yang harus dipilih adalah bank syariah, meski tadi baru setengah syariah,” tandasnya.
Karena, lanjut Riawan, sistem bank konvensional sangat jahat dan dapat merusak kehidupan umat manusia.*