Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BSM ajak Warga Muhammadiyah Gunakan Produk Perbankan Syariah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 April 2014 09:43 9:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2014 09:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Divisi (Kadiv) Ritel dan Manajemen Pengembangan Produk Bank Syariah Mandiri (BSM) DB Ivan Baruna menganjurkan agar warga Muhammadiyah menggunakan produk-produk perbankan syariah yang ada saat ini.
Ia juga meminta agar masyarakat Muhammadiyah mengalihkan dana simpanannya yang ada di perbankan konvensional ke perbankan syariah.

Ivan Baruna mengatakan hal tersebut, sesuai dengan isi Penandatanganan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) antar Lembaga Perbankan Syariah dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah  pada tahun 2011.

“MoU tersebut, telah ditandatangani oleh 7 (tujuh) perbankan syariah dengan adanya sebuah tujuan, yakni masyarakat Muhammadiyah bisa menggunakan produk perbankan yang ada di perbankan syariah,” ujar DB Ivan Baruna pada Rapat Kerja Nasional Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah Seminar Nasional E-Money Muhammadiyah dengan mengambil tema “Menggagas Format E-Money Muhammadiyah Menuju Financial Inclusion dan Less Cash Society” yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA), Jakarta, hari Jum’at (18/04/2014) kemarin.

Ia merinci, dari hasil perkembangan yang ada saat ini, dana Muhammadiyah yang tersimpan di perbankan syariah secara  off roll (keseluruhan) sebesar Rp431 miliar, dan dana itu, adalah potensi besar untuk membangkitkan perekonomian syariah nasional.
Produk-produk yang bisa diakses warga Muhammadiyah kepada Asbisindo, adalah; Pertama, Cash Management; Kedua, PPOB, Ketiga, Jasa Deposito dan Keempat, saham, terangnya.

“Banyak masyarakat kita yang belum mengetahui, bagaimana kerja perbankan syariah itu, sehingga apa yang dilakukan bank syariah itu, begitu hebat, sehingga ditunjuk oleh PP Muhammadiyah. Saya ingin memberitahu, bahwa saat ini sudah ada 34 perbankan syariah yang telah melakukan ekonomi syariah dari target jumlah 1000 unit perbankan konvensional,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk jumlah kantor, sambung DB Ivan Baruna, saat ini perbankan syariah telah memiliki jaringan atau kantor-kantor cabang (Kacab) dari 57 jaringan Kacab menjadi 500 unit kantor sejak tahun 2007 hingga 2014. “Melihat perkembangan yang terjadi tersebut, kita akan menerapkan produk E-Comerce ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, perbankan syariah memiliki kelebihan dibanding dengan perbankan konvensional dalam melakukan pembiayaan dan jasa. “Kelebihan kita, bahwa dana simpanan itu, ada konsep bagi hasil. Sementara, bank konvensional, tidak ada,” tegasnya.

Ia memaparkan, teknologi canggih yang ada di perbankan syariah, adalah sudah perbankan syariah sudah terhubung dengan mesin ATM. Saat ini, ada 16 ribu ATM yang terhubung dengan bank syariah.

“Selain itu, kita juga sudah menggunakan sistem Mobile Banking,” paparnya.

Menurutnya, keamanan bertransaksi keuangan di perbankan syariah juga sudah bisa dijamin.

“Ketika ada seseorang yang mentransfer uang salah menekan nomor rekening orang yang dituju, dengan adanya teknologi yang canggih di perbankan syariah, kita bisa mengetahui nama orang yang menerima dana salah transfer tersebut,” katanya.

Berbeda dengan perbankan konvensional, sambungnya, tidak bisa mendeteksi siapa nama orang yang menerima uang transferan tersebut.

“Sebelum ditransfer, nama orang penerima dana sudah tercantum namanya,” tukasnya.*/Agus Yuliawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muhammadiyahperbankan syariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Imron Mawardi: Tinggalkan yang Konvensional menuju yang lebih Syar’i
Tulisan selanjutnya Amien Rais: “Ekonomi Indonesia belum Berdaulat”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?