Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia perlu Pemimpin Zuhud

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Mei 2014 23:14 11:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Mei 2014 23:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Indonesia membutuhkan pemimpin zuhud. Karakter orang zuhud, tidak identik miskin. Tapi juga tidak semata mengandalkan harta yang dimiliki.

Demikian disampaikan Pimpinan Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastiar,  belum lama ini Jakarta.

Menurutnya, orang berkarakter semacam itu memiliki keyakinan tinggi terhadap janji Allah. Dalam dadanya, penguasa langit dan bumi itu berada pada posisi tertinggi.

”Misalnya, punya uang Rp. 100 milyar, tapi nafas dikasih Allah sedikit dan jantung dipelanin, gimana? Makanya, jangan suka aman dengan tabungan, aman dengan deposito, aman dengan tanah, aman dengan aset. Gampang sekejap Allah ambil semua ini,”ucapnya.

Melihat fenomena para Assatidz (para ustad) yang mulai banyak diundang ke berbagai instansi pemerintahan dan lingkungan para pengusaha, Aa punya pendapat serupa.  “Ustadz diundang ke Mabes TNI. Ah, biasa saja.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jangan menjadi kagum. Kalaupun mau kagum dan memuliakan, adalah memuliakan yang dimuliakan Allah. Tempat yang dimuliakan Allah, Baitullah. Nah, itu benar karena kita memuliakan yang dimuliakan oleh penguasa langit dan bumi,”tukasnya.

Kalaupun ada orang yang harus dimuliakan, standar ukurannya adalah memuliakan orang yang Allah cintai. Orang semacam itu adalah orang bertakwa karena dia menakuti Allah.

“Orang yang takut ke Allah pasti susah maksiatnya. Mau dimana sembunyi dari Allah? Kalau orang sudah cinta dunia, tidak ada sisa di hati untuk Allah,”jelasnya.

Wajar lihat Pejabat

Ia juga mengajak bersikap sewajarnya dalam memperlakukan pejabat. Kalau perlu, kekaguman pada mereka tidak perlu ada.

“Jangan kagum lihat pejabat. Ada saudara jadi pejabat, kagum. Kartu namanya dibawa kemana-mana. Tapi pas ditahan (penjara), baru disembunyikan kartunya,”kritik Aa Gym.

Ada masanya seseorang menduduki kursi kekuasaan. Tapi itulah roda kehidupan. Takdir Allah menempatkan mereka sebagai pengemban amanat rakyat.

“Makanya, kita kalau diundang ke Istana biasa saja. Sama dengan diundang ke Daarut Tauhid. Ya, senang aja melihat ciptaan Allah. Tapi nggak usah merasa gimana gitu,”ulas dai kondang yang lebih dikenal dengan panggilan Aa Gym.

Lebih lanjut Aa meluruskan pernyataannya.

“Saya mengatakan ini bukan untuk merendahkan pejabat. Bukan! Biasa saja. Hormat ya hormat biasa yang layak. Tapi, di sini tidak ada kekaguman terhadap jabatan. Jadi, nantinya kita bukan hormat karena kaya, merunduk-runduk,”katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:istanapejabat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya brunei darussalam Brunei Terapkan Syari’at Islam, Aktor Inggris dan LGBT Meradang
Tulisan selanjutnya Aa Ggym: Jangan hina Poligami jika tidak Mau!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?