Hidayatullah.com–Umat Islam yang tidak terketuk hatinya melihat kekejaman penjajah Israel dan membela keberadaan Masjidil Aqsha perlu dipertanyakan.
“Yang tidak peduli dengan Palestina bukanlah manusia,” demikian kata Ketua Umum ADARA Relief, Nurjannah Hulwani pada saat melakukan orasi di depan massa peduli Masjid al-Aqsa, Palestina di Jakarta hari Ahad, (16/11/2014).
Ia pun menyatakan, apa yang dilakukan oleh Israel merupakan wajah teroris yang asli. Yakni menyerang tempat ibadah, yakni masjid umat Islam.
“Zionis Israel adalah teroris,” sambungnya.
Selain itu, salah satu dari perwakilan One Day One Juz (ODOJ) memberi keterangan terkait situasi terkini. Bahwa kejadian di Palestina benar adanya. Ini dikonfirmasi setelah dua anggota ODOJ mengunjungi Palestina beberapa waktu lalu.
“Benar adanya. Kami kirim dua orang ke sana,” ucapnya.
ODOJ juga menyampaikan, sesungguhnya rakyat Palestina sangat membutuhkan bantuan kepada masyarakat Indonesia. Serta mereka (rakyat Palestina) meyakini bahwa orang-orang Indonesialah yang suatu saat dapat membebaskan dari apa yang dilakukan Israel selama ini.
“Mereka berkata bahwa orang Indonesia akan membebaskan Palestina dari zionis Israel,” ucapnya yang disambut pekikan takbir.
Aksi peduli Masjidil Aqsha yang dilakukan di depan Kedubes Amerika Serikat (AS), Jakarta dihadiri ribuan orang dari berbagai ormas dan elemen massa.*