Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakai ‘Pisau’ Medsos untuk Potong Sayur, bukan Potong Leher

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 November 2014 21:12 9:12 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 20 November 2014 01:11
Bagikan
Noval Ramsis saat mengisi pelatihan medsos untuk dakwah di kantor KMH Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com– Bersikap bijak di media sosial (medsos) itu penting. Sebab, menurut Konsultan Optimasi Usaha dan Bisnis Noval Y Ramsis, medsos seperti pisau. Bisa bermanfaat, bisa berbahaya.

“Ibarat pisau, dipakai potong sayur atau pakai motong leher orang?” ujarnya saat mengisi Pelatihan Optimalisasi Media Sosial untuk Dakwah di kantor Kelompok Media Hidayatullah (grup hidayatullah.com), Polonia, Jakarta Timur, Selasa (18/11/2014).

Pernyataan itu disampaikan Noval Ramsis menanggapi “curhatan” Ir Abdul Aziz Kahar Muzakkar, salah seorang peserta pelatihan. Anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan ini mengaku sempat trauma dengan internet karena pernah jadi korban medsos. [Baca: Ketua KPPSI Trauma Sosmed Karena Pornografi dan Akun Palsu]

Noval pun mengatakan, medsos atau biasa juga disebut sosmed (social media), ibarat dunia politik, ada sisi baik dan buruknya.

“Bapak masuk politik, apakah politik bersih? Kontaminasi pasti ada, karena ada non-Muslim. (Alasan Bapak berpolitik) karena ada satu niat (baik)?!” ujarnya kepada Abdul Aziz dan puluhan peserta pelatihan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Peserta lainnya, Ketua Dewan Syura Hidayatullah Drs Hamim Thohari juga menyampaikan “curhatannya”. Ia mengaku khawatir medsos bisa membuat seseorang terlalu sibuk dengan dunia maya.

Noval pun mengatakan, kekhawatiran itu juga bisa disikapi secara bijak. Seperti halnya dengan tontonan televisi, baik dan buruknya bisa kembali kepada penontonnya.

“Social media sama (dengan) TV. Bijaklah mensikapi. Karena semuanya selalu dihadirkan baik dan ada mudarat. Manusia yang bijak, yang akalnya cukup, tinggal menentukan ini dilakukan atau tidak, ini baik atau tidak,” jelas pria yang juga aktif di lembaga pemantau medsos Katapedia ini.

“Dengan medsos kita bisa masuk ke mana aja. Sebenarnya kita yang bisa memilih. Pada zaman dulu, buah khuldi oleh (Nabi) Adam dimakan, nggak? (Sampai) sekarang, manusia selalu diberi pilihan. Manusia tak mau melakukan (keburukan) tapi selalu digoda oleh Syaitan,” tambahnya panjang lebar.

Pengontrol Anak, Pemersatu Umat

Pada kesempatan itu, Noval juga menyerukan para orangtua untuk melek medsos. Sebab, katanya, anak-anak zaman sekarang sudah kecanduan medsos, seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain.

“Kebiasaan anak kita saat ini sudah diubah oleh media sosial ini. Faktanya sekarang pakai medsos semua (anak-anak). Anak kita ngelihat apa? Konten-konten asing,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu cara orangtua mengontrol dan membimbing anaknya dengan turut aktif di dunia maya. Yaitu dengan menyodorkan konten-konten positif untuk anak-anak, sebagai pengalih perhatian mereka dari konten negatif.

“Sederhananya, anak kita mendapatkan materi yang tidak diberikan oleh ayahnya, tapi dapat dari luar (negatif. Red). Kekuatan social media menghipnotis dengan menulis. (Maka) arahkan keluarga kita (pada) bacaan yang Islami,” paparnya.

Ia juga berpesan kepada para dai dan ormas Islam untuk berdakwah via medsos. Ada tiga tujuannya, kata dia, yaitu memanfaatkan dan memaksimalkan komunikasi, menyatukan visi, serta menyamakan jalan perjuangan.

Faktanya saat ini, kata dia, umat Islam dipecah-belah, dibagi-bagi, dan tidak satu suara, termasuk di dunia maya.

“Mau nggak kita lihat Islam jaya dengan kekuatan medsos ini?!” tantangnya bersemangat.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookinternetsosial mediatwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Konsisten Menolak Kenaikkan Harga BBM
Tulisan selanjutnya WPF ke 5 Akan Membahas Mengenai Resolusi Konflik di belahan Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Kajian
8 Agustus 2026 07:00
MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing

Terbaru

  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?