Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FPI: Mestinya Indonesia Mengirim TNI Ke Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Desember 2014 06:05 6:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Desember 2014 07:14
Bagikan
Imam Besar FPI Habib M Rizieq Shibab bersama pengurus FPI
Bagikan

Hidayatullah.com— Dalam sebuah pernyataan terbarunya, Front Pembela Islam (FPI) menyatakan, mestinya Indonesia kirim saja TNI dan mujahidin ke Palestina untuk melawan penjajah Israel karena melakukan kejahatan perang.

“Mestinya Indonesia kirim saja TNI dan mujahidin ke Palestina untuk melawan Israel yang nyata-nyata menjajah Palestina dan melakukan kejahatan perang, sesuai dengan amanat muqaddimah UUD 1945 bahwa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan,” demikian pernyataan FPI yang dirilis dalam laman resmi fpi.or.id , Selasa (30/12/2014) kemarin.

Pernyataan FPI yang juga dimuat di akun Facebook Muhammad Rizieq Syihab juga menyinggung tantangan Salim At-Tamimi alias Abu Jundal Al-Indunisi atas nama kelompok Daulah Islamiyah Iraq wa Syam (DAIS/IS) terhadap TNI, Polri dan BANSER, yang dinilai hanya “banyolan” dan tidak perlu ditanggapi serius.

Karena itu FPI menyarankan Indonesia tidak perlu ‘mencari muka’ dengan berkoalisi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memerangi IS, sebab masalah IS adalah murni masalah dalam negeri Iraq dan Suriah. [FPI: ISIS Bukan Ancaman Indonesia, Niat Pendirian Khilafah Tak Perlu Dimusuhi]

“Masalah IS adalah murni masalah dalam negeri Iraq dan Suriah. IS berontak terhadap pemerintah Iraq dan Suriah, serta mendirikan negara sendiri, karena dalam pandangan IS bahwa rezim yang memimpin Iraq dan Suriah telah zholim terhadap rakyat,” demikian pernyataan FPI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

FPI juga menilai, meski berbeda sikap dengan IS, namun cita-cita dan niat mendirikan khilafah Islam hal yang baik dan harus digelorakan.

“Mestinya, cita-cita luhur untuk mendirikan khilafah Islam dan melaksanakan tahthbiq Syariah, serta menggelorakan jihad untuk melawan musuh-musuh Islam di seluruh dunia harus didukung, bukan dimusuhi oleh negeri-negeri Islam.”

Hanya saja menyangkut sikap mereka yang menurut FPI ekstrim dengan menghancurkan makam para nabi sahabat yang tidak sepaham harus ‘dilawan’.

“Soal IS berpaham Wahabi dan bersikap ekstrim dengan menghancurkan sejumlah situs Islam seperti makam para Nabi dan para Sahabat serta para wali di Iraq dan Suriah, apalagi sampai membunuh ulama dan warga sipil yang tidak sepaham dengan mereka, memang wajib ditentang dan dilawan oleh Aswaja (Ahlus Sunnah Wal Jamaah), tapi bukan dengan gabung bersama tentara kafir AS.”*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlus Sunnah Wal Jama’ahAmerika SerikatBanserFPIFront Pembela IslamisraelpalestinaPolrisuriahTNIyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umar Al-Khattab: Sang Pemadam Api Majusi (1)
Tulisan selanjutnya Tahun 2015, Pemuda Islam Jangan Lagi Takut Bersuara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?