Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Berhadapan dengan Pengiklan, Idealisme Jurnalis Perlu Dipertahankan

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Januari 2015 11:10 11:10 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Januari 2015 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Selain berhadapan dengan kebijakan redaksional, seorang jurnalis Muslim juga masih akan berhadapan dengan kepentingan bisnis di tempatnya bekerja. Mengenai hal ini, Redaktur Senior Harian Umum Republika, Andi Nur Aminah, memiliki pengalaman tersendiri.

Tulisannya mengenai anjuran untuk tidak menerima beasiswa dari perusahaan rokok, menghasilkan teguran dari bagian iklan di tempatnya bekerja. Pemberitaan itu menyebabkan salah satu perusahaan rokok, mencabut rencana iklannya di sana.

“Yah, itulah resiko. Tapi, kita tidak bisa menutup mata bahwa tanpa melibatkan bisnis, bagaimana mau menggaji karyawan, bagaimana mau membayar segala macam? Yang namanya perusahaan bisnis, bukan milik pribadi tapi melibatkan banyak orang,”ulas Andi Nur Aminah dalam media gathering “Peran Strategis Media Dalam Pencerdasan Perempuan-Tantangan Ideologis Ditengah Rezim Neolib”, Gran Melia, Cikini, Jakarta Pusat”, pekan lalu.

Lebih lanjut Ina -panggilan Andi Nur Aminah- mengatakan seorang jurnalis perlu memiliki sikap pribadi walaupun itu sebuah dilema baginya. Sebagai gambaran, ia mengatakan, di Republika “gontok-gontokan” antara bagian redaksi dengan bagian pemasaran, kerap terjadi. Idealisme seorang jurnalis ada kalanya harus dikompromikan dengan kepentingan bisnis.

“Pada akhirnya ada kompromi. Oke-lah diberitakan. Mungkin tidak terlalu keras, tidak terlalu vulgar,” ungkapnya jujur.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ina menambahkan, bukan berarti pemberitaan Republika tidak memiliki nilai dakwah. Dakwah yang dijalankan pihaknya, melalui pemberian ruang terhadap isu-isu keumatan. Misalnya, mengenai pelarangan pemakaian jilbab di TNI/Polri.

“Kami memberi space yang cukup untuk itu. Kami ingin secara tidak langsung menyeret pada kepentingan agama,”ulasnya di hadapan jurnalis perempuan dan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia dalam tema “Tantangan Muslimah untuk Memenangkan Opini di Media (Peningkatan Kecerdasan Politik)” ini.

Selain itu, surat kabar yang didirikan oleh kelompok pendukung Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) diakui memiliki rubrik tentang aktivitas umat Islam dan memberi ruang tokoh-tokoh Islam untuk menyampaikan aspirasi umat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Identitas Kemusliman Jurnalis Harusnya Berpengaruh Pada Cara Pandang
Tulisan selanjutnya Halau Pemikiran Liberal, Ormas Islam Perlu Gandeng Media Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?