Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kunjungi Hidayatullah, Wakil Ketua MPR Diskusi Otonomi Khusus

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Januari 2015 13:01 1:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2015 12:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) periode 2014-2019 Mahyudin ditemani Wakil Ketua Komisi II dari fraksi PKB Lukman Edy dan rombongan hari Sabtu (17/01/2015) melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan.

Rombongan mengunjungi pesantren di Jalan Mulawarman RT 25 Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kaltim itu untuk bersilaturahim serta berdialog bersama para ustad dan santri.

Menurut Mahyudin, sebagai seorang politisi dia mengaku harus dekat dengan para kiai dan santri.

“Biar lancar dan lebih berkah,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa lembaga pesantren adalah lembaga pendidikan yang masih utuh mengajarkan norma-norma dan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di tengah arus globalisasi dengan menguatnya gaya hidup individual, pesantrean terus berjuang mengajarkan kebersamaan.

Sementara itu Ustad Abdul Qadir Abdullah, salah satu pembimbing di pondok tersebut mengatakan, ini adalah kunjungan pertama MPR ke pesantren tersebut.

Hal senada juga di sampaikan Ustad Hamzah Akbar, pengurus pondok tersebut, ia mengaku terkejut dengan kunjungan pimpinan MPR itu.

Di tengah-tengah pertemuan tersebut, seorang santri bertanya kepada Mahyudin mengenai Otonom Khusus (Otsus) di Kaltim.

Menurutnya, dasar utama pemberian Otsus kepada daerah adalah pemerataan pembangunan. Bukan karena suatu daerah menginginkan kemerdekaan.

Dia mencontohkan, Papua yang kini menyandang Otsus sebagai daerah tertingal. Begitu juga di Aceh lantaran perang dan konflik panjang sehingga pembangunan di sana menjadi tertinggal.

Sementara Yogyakarta memang daerah kerajaan. Saat bergabung dengan NKRI mereka meminta otonomi khusus.

“Kaltim dasarnya adalah keadilan. Karena merasa sumberdayanya besar. Kenapa masih banyak masyarakat yang miskin. Itu perasaan. Tetapi perlu dicek apakah benar. Saya tak tahu peluangnya nanti seperti apa. Yang jelas tahapannya, Gubernur Kaltim rapat di DPRD untuk menyiapkan naskah akademiknya. Kami akan berjuang bersama baik di daerah maupun pusat,” ungkasnya.*/Siraj el-Manadhy

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hidayatullah BalikpapanPKB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam dan Kristen Palestina: Kartun Nabi Muhammad Adalah “Terorisme”
Tulisan selanjutnya Dikubur di Lokasi Terpisah, Makam Pelaku Serangan Charlie Hebdo Dirahasiakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?