Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Aceh Diminta Sikapi Serius Temuan Misi Pendangkalan Akidah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 29 Januari 2015 13:37 1:37 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 29 Januari 2015 13:37
Bagikan
Perwakilan dari jajaran Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) bersama ormas Islam menggelar rapat penting terkait ditemukan pasangan suami istri yang menyebarkan buku Kristen.
Bagikan

Hidayatullah.com–Banyaknya temuan kasus yang diduga bagian dari misi pendangkalan akidah di Aceh, diharapkan oleh berbagai kalangan supaya disikapi serius oleh Pemerintah Aceh. Rentetan kasus yang ditemukan selama ini diyakini bagian dari target untuk menyebarkan paham dan keyakinan yang bertentangan dengan akidah masyarakat Aceh yang mayoritas Islam.

Ketua Pembina Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Yusuf Al-Qardhawi secara blak-blakan menyebutkan Aceh menjadi target para misionaris untuk menyebarkan ajaran agama tertentu. Yusuf mengaku mendapatkan bocoran yang bisa dipertanggungjawabkan dari berbagai sumber, termasuk pengakuan rekannya yang melanjutkan pendidikan di Inggris.

Menurut Yusuf, ketika temannya berliburan ke Jerman, menemukan fakta adanya tempat ibadah nonmuslim yang menerima sumbangan dari pengikutnya untuk misi ke Aceh. “Kalau sebatas mereka mengumpulkan dana, itu urusan merekalah. Tetapi yang mengagetkan, ada yang terang-terangan menulis target penyebaran misi ke Aceh. Memang tertulis nama Aceh, Indonesia,” bkata Yusuf Al-Qardhawi, mengutip pengakuan temannya yang sempat pulang ke Aceh sebulan lalu.

“Bukan hanya saya yang mendengar cerita itu, tapi ada 10 teman saya yang lain,” lanjutnya, dilansir Serambi, Rabu (28/1/2015).

Misi pendangkalan akidah ke Aceh, menurut Yusuf, bukan cerita baru, tetapi sudah merebak sejak pascatsunami. Di Meulaboh, misalnya, sempat juga ditemukan berbagai buku dan VCD berisi kumpulan lagu-lagu keagamaan, dan brosur yang mengacu kepada pendangkalan akidah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sudah banyak kejadian di Aceh yang merupakan misi pendangkalan akidah. Ini harus disikapi serius oleh pemerintah dan masyarakat agar tidak masuk perangkap mereka,” kata Yusuf Al-Qardhawi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Acehkristenisasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyebaran Buku Berbau Kristenisasi di Aceh Meluas
Tulisan selanjutnya Sabar, Sebentar Lagi Ada Obat Baru Atasi Kebotakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?