Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jokowi Bertemu Ibrahim Mahlab, MPD Hadiahi Mesir Petisi Penista HAM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 April 2015 18:17 6:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 April 2015 18:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Masyarakat Pro Demokrasi dan Penegakkan HAM (MPD HAM) Kamis (23/04/2015) siang ‘menghadiahi’ Mesir sebagai Negara penista hak asasi manusia (HAM) dalam bentuk petisi protes.

Petisi disampaikan kelompok masyarakat penegak HAM tersebut di depan Kedutaan Besar Mesir di Jalan Teuku Umar, Jakarta, bertepatan dengan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan PM Mesir Ibrahim Mahlab di JCC, Senayan, Jakarta Kamis siang membahas soal konflik di Timur Tengah dan ditanyai PM Mesir soal pengalihan subsidi BBM.

Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan PM Mesir Ibrahim Mahlab berlangsung pukul 12.15 WIB siang ini. Dalam pertemuan ini disepakati  kerjasama Indonesia – Mesir sebagai dua negara dengan penduduk mayoritas muslim akan diperkuat untuk menunjukkan politik Islam moderat.

Kedua kepala negara juga membahas soal ekonomi. Indonesia menawarkan beberapa produk industri strategis pertahanan kepada Mesir. Selain itu, perhatian khusus akan diberikan untuk kerjasama penguatan UKM di kedua negara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, kelompok bernama Masyarakat Pro Demokrasi dan Penegakkan HAM (MPD HAM) membawa petisi protes terhadap kehadiran Mesir dan beberapa negara lain yang dinilai sebagai negara pemberangus demokrasi dan penista HAM di forum Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015.

Termasuk petisi untuk Myanmar, Korea Utara yang dianggap Negara pelanggar HAM.

“Pemerintahan Mesir yang merupakan hasil kudeta terhadap sipil oleh junta militer tidak layak mengikuti forum KAA,” tegas Kurniawan juru bicara MPD HAM dalam rilisnya Kamis (23/04/2015) siang.

Dalam aksi ini sempat terjadi perdebatan antara rombongan dengan staf kedutaan di depan Kedubes Mesir ketika delegasi bersikeras untuk masuk dan menyampaikan petisi mengecam kehadiran pemerintahan Asisi di KAA yang dibuat dalam tiga bahasa.

“Presiden Mesir Jenderal Al Sisi adalah figur haus darah. Puluhan wartawan dalam dan luar negeri tewas dan terluka serta ribuan rakyatnya dibunuh karena berseberangan dengan Asisi,” jelas Kurniawan.

MPD HAM menyatroni Kedubes Mesir untuk mengajak rakyat dan pemerintah yang tergabung dalam KAA mengutuk perilaku para penghancur demokrasi dan penista HAM, terutama yang dilakukan rezim junta militer di Mesir.

Kedubes Mesir akhirnya terpaksa menerima petisi mengutuk pemerintahannya tersebut diwakili salah seorang staf kedutaan Kareem Hussein.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jenderal al SisiMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Dinilai Jadikan Isu Radikalisme Sebagai Palu Godam Halangi Syiahisasi di Indonesia
Tulisan selanjutnya Denmark Melarang Hubungan Seks Manusia dengan Hewan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?