Hidayatullah.com– Buku karya sejarawan Tiar Anwar Bachtiar yang berjudul Pertarungan Pemikiran Islam di Indonesia menyabet penghargaan buku non-fiksi dewasa terbaik. Penghargaan ini diberikan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) di acara pembukaan Islamic Book Fair (IBF) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (18/04/2018).
“Alhamdulillah, buku ini mendapatkan apresiasi dari IKAPI sebagai lokomotif pegiat literasi Indonesia,” ucapnya bersyukur kepada hidayatullah.com.
Tiar mengaku buku ini berasal dari disertasinya yang pengerjaannya memakan waktu cukup panjang.
Baca: Perbaiki Cara Pandang Keindonesiaan-Keislaman, Sejarawan Sarankan Revisi Kurikulum Sejarah
“Isinya pasti sudah banyak dibentuk bukan hanya oleh saya sendiri, tapi oleh para pembimbing dan penguji yang kapasitas ilmu mereka dalam bidangnya sangat mendalam,” ujarnya merendah
“Saya harus berterima kasih kepada guru-guru saya karena jasa mereka lah buku ini bisa saya tuliskan.”
Tiar menuturkan, bukunya berisi tentang sejarah pemikiran Islam di Indonesia yang penting diketahui umat Islam, untuk mengevaluasi pencapaian, dan memetakan agenda pengembangan pemikiran Islam di Indonesia sebagai landscape pembinaan peradaban Islam di negeri ini.
Pembina komunitas Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) ini berharap bukunya bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan umat Islam, terutama dalam bidang pemikiran.
“Insya Allah saya bertekad untuk terus menulis seperti sunnahnya para ulama di masa lalu. Tidak ada jariyah yang bisa ditinggalkan seorang yang belajar ilmu kecuali mewariskannya dalam bentuk buku,” pungkas dosen sejarah Universitas Padjadjaran ini.* Andi