Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendidikan Bagi Wanita Dalam Islam untuk Menguatkan, Bukan untuk Bersaing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Mei 2015 06:56 6:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2015 08:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Unit Pengelola Jurnal dan Publikasi Karya Ilmiah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Dr. Erma Pawitasari mengatakan perlunya merevisi kembali konsep pendidikan perempuan di sekolah-sekolah dan kampus yang ada.

Pernyataan itu Erma sampaikan menanggapi adanya kecenderungan lembaga pendidikan di negeri ini mengadopsi seluruh konsep pendidikan Barat.

“Ini juga menjadi tantangan bagi pendidikan Islam, khususnya pendidikan Muslimah,  di tengah arus liberalisasi pendidikan yang ada,” ucap Erma bersemangat.

Erma menjadi pembicara panelis dalam Seminar Nasional Pendidikan yang bertajuk “Liberalisasi Pendidikan di Indonesia” di kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, belum lama ini. Seminar yang digagas oleh Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor ini juga menghadirkan Teuku Ramli Zakaria, Ph.D (Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan) selaku keynote speaker dan pembicara lainnya yaitu Dr. Adian Husaini (Ketua Prodi Pendidikan Islam Pascasarjana UIKA).

Acara juga dihadiri oleh Dr. Hendri Tanjung (Wakil Dekan Pascasarjana UIKA) dan Dr. Ending Baharudin (Rektor UIKA). Nama yang disebut terakhir sekaligus membuka kegiatan seminar tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Erma, ada hal yang menggelitik jika umat Islam masih saja doyan meniru seluruh model pendidikan di Barat. Sebab menurutnya, Barat sendiri mulai merasakan kegelisahan dan meninggalkan pemikirannya sendiri.

“Ini yang aneh, karena kita tak sadar mengidolakan budaya dan pemikiran Barat, tapi Barat sendiri mulai gelisah dengan pemikirannya,” papar Erma, lulusan Master Pendidikan dari Boston University, Amerika Serikat tersebut.

Sebagai contoh misalnya, masih menurut Erma, di beberapa sekolah di wilayah Florida Amerika, justru muncul trend kelas model (single school). Yaitu pemisahan sekolah antar anak laki-laki dan perempuan. Disebutkan, sebuah penelitian ilmiah membuktikan konsep tersebut. Ternyata, sekolah yang di dalamnya masih bercampur antar laki-laki dan perempuan, keberhasilan siswa laki-laki disebut mencapai 30%, sedang ketika mereka dipisah dalam kelas model, justru meningkat menjadi 86%.

Hal yang sama terjadi pada siswa perempuan, yang ketika mereka bercampur di sekolah, keberhasilan siswa perempuan itu mencapai 59%, dan ketika dipisah dari laki-laki, kesuksesan siswa perempuan itu naik menjadi 75%.

“Rupanya, dalam penelitian tersebut tidak hanya membuktikan akan prestasi akademik yang meningkat, tetapi juga menjadikan siswa lebih konsentrasi dan percaya diri,” ungkap Erma, yang juga penulis buku “Muslimah Sukses Tanpa Stress”.

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Prof. Abdullah Shiddiq, UIKA Bogor, Erma mengingatkan bahwa apa yang disuarakan oleh kaum liberalis dengan memajukan pendidikan wanita sepintas tampak sejalan dengan agama Islam. Namun sesungguhnya tidak demikian sebab ada niat dan motivasi berbeda di sana.

“Apa yang dijual oleh kaum liberalis itu agar tidak membedakan peran perempuan dan laki-laki. Mereka ingin perempuan bisa bersaing dengan laki-laki dengan konsep kesetaraan gender,” terang Erma.

“Sedang pendidikan bagi wanita dalam Islam, untuk menguatkan dan saling bekerjasama, bukan untuk menyaingi laki-laki,”  pungkasnya tegas.*/Masykur Abu Jaulah

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BogorkampusliberalliberalisasiMuslimahPendidikanperempuansekolahUIKA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Mengaku Sumbang 4 Ton Beras untuk Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya Al-Qur’an Dibaca Untuk Menambah Iman, Bukan Sibuk Berlanggam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?