Hidayatullah.com- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D menyampaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi di Indonesia itu disebabkan oleh sistem demokrasi yang melahirkan para demagog (agitator-penipu, red)
Sebetulnya sejak awal sistem demokrasi itu disebut-sebut sebagai sistem yang jelek oleh tokoh Yunani bernama Aristoteles, demikian pernyataan disampaikan Mahfudz.Tegal, Jawa Tengah.
“Indonesia itu negara demokrasi, dimana negara demokrasi lahirkan demagog yaitu orang yang suka berpidato tetapi bohong. Itulah yang disebut dengan ingkar janji,” papar Mahfud, Senin (08/06/2015) saat menjadi pembicara pada sidang pleno Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia Ke-5 yang bertema “Ulama Menjawab Problematika Umat dan Kebangsaan” di Pesantren At-Tuhidiyah Cikura, Bojong,
Menurut Mahfud, para demagog itu kadang kala menjual hal-hal yang sebetulnya tidak mungkin.
Seperti halnya para politisi dan calon pemimpin yang mengatakan orang yang berobat ke rumah sakit itu tidak perlu membayar.
“Hal itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin,” cetus Mahfud.
Mahfud mengatakan bagi mereka yang percaya dengan demokrasi itu bodoh. “Kenapa sih dipercaya, demokrasi itu memang melahirkan demagog,” pungkas Mahfud.*