Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Dihebohkan Video Film Yesus Berbahasa Bugis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2015 10:43 10:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2015 12:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Pengguna fasilitas pesan data instan seperti WhatsApp dan BlackBerry Messenger (BBM) beberapa hari ini dihebohkan dengan beredarnya potongan film Yesus versi Kristen yang menggunakan bahasa Bugis.

Syahruddin Ibrahim, salah seorang warga asal Lappariaja, Bone, Sulawesi Selatan, mengaku cemas dengan beredarnya potongan film tersebut. Kendati diakui adalah hak semua penganut agama untuk menyiarkan ajaran yang diyakininya dengan tetap patuh pada peraturan perundang-undangan.

“Umat Islam harus tetap waspada, bahaya kalau ditonton anak-anak atau muslimin yang belum kuat secara tauhid,” kata Syahruddin dalam obrolan dengan media ini belum lama ini.

Pria Bugis yang juga seorang dai muda ini berharap umat Islam tetap giat menimba ilmu agama Islam dalam rangka membendung berbagai upaya missionari di luar keyakinan tauhid. Mawas diri perlu tanpa perlu terprovokasi dengan hal-hal yang dapat menciderai persatuan.

Kendati demikian, Syahruddin menilai, jika yang menyaksikan potongan film tersebut adalah orang yang secara pemahaman akidah lemah, maka boleh jadi ia akan terpengaruh. Apalagi dengan adanya seruan mengikuti keyakinan tersebut akan sembuh dari berbagai penyakit.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sejarah Bugis Kristen

Kendati diketahui umumnya masyarakat Bugis beragama Islam, rupanya kekristenan pernah cukup lekat dalam sejarah suku Bugis. Di laman sejarah.co yang memuat sejarah penyebarab Alkitab di Indonesia, merangkum sejarah penyeraban Alkitab di wilayah tersebut.

Disebutkan, mulai pada tahun 1667 kota Makasar seperti daerah Sulawesi Selatan berada di bawah pemerintah VOC. Dengan ini Gereja VOC bertempat juga di situ. Selain di Makasar terdapat juga jemaat kecil di Bontain, Bulukumba dan di pulau Salayar. Pekabaran Injil sedikitpun tidak ada dilakukan terhadap penduduk di daerah itu, meskipun Islam belum lama masuk ke sana.

Baru pada pertengahan abad ke-20 maka dimulailah usaha penyebaran Injil di daerah itu. Pelopornya ialah seorang pendeta Gereja Protestan, yakni Toewater yang pandai dalam menyelidiki bahasa-bahasa daerah dan sempat menyusun bentuk bahasa Bugis (± 1840).

Terutama Dr. Matthes, yang diutus oleh NBG (Lembaga Alkitab Belanda) ke Makasar, telah berusaha menyelidiki bahasa-bahasa Bugis-Makasar serta menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa tersebut (1847-1879).

Mengutip Dr. Th. Muller Kruger dalam bukunya, Sejarah Gereja di Indonesia, diterbitkan Badan Penerbitan Kristen-Djakarta (1966), Matthes menasihatkan NZG supaya memulai usaha pekabaran Injil di daerah itu.

Sementara itu, dalam catatan peminat sejarah dan sosial budaya asal Sulawesi Selatan, Muhammad Ruslailang, mencatat Islam menjadi agama resmi kerajaan Gowa-Tallo bermula ketika Karaeng Matoayya mengikrarkan diri sebagai Muslim dengan bimbingan Datuk Ri Bandang pada tahun 1605.

Setelahnya, orang Bugis termasuk di kerajaan Siang dan Ajatappareng yang sebelumnya nasrani akhirnya memeluk agama Islam secara massif. Hingga kini, jejak Kristen tak ditemukan lagi dalam peradaban mereka kecuali termaktub dalam catatan perjalanan orang-orang Portugis di abad 16M.

Jumlah orang Bugis yang menganut agama Kristen hingga kini boleh dibilang sangat sedikit, karena sepertinya Islam sudah merasuk menjadi identitas kultural orang Bugis itu sendiri. Demikian catatan Ruslailang di laman MakassarNolKM.com.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akidahBugisfilmGoaislamtauhidYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AKP Kehilangan Dukungan karena Erdogan dan Menteri Pengolok Al-Qur`an
Tulisan selanjutnya Mahfud MD: Sistem Demokrasi Akan Lahirkan “Demagog”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?