Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres: Perbedaan Sunni dan Syiah ada di Indonesia tapi Tak Menjelma Pembunuhan

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Juni 2015 15:42 3:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Juni 2015 15:42
Bagikan
Tausiyah Tarawih JK di Masjid Sunda Kelapa
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam kehidupan yang harmonis, pada dasarnya Islam mengajarkan untuk saling menghormati satu sama lainnya, memberikan kebebasan kepada mahkluknya untuk berbuat yang terbaik, serta menuntut seorang pemimpinan untuk bersikap adil.

Sebab itu, pemimpin suatu negara harus mampu memberikan keadilan bagi rakyatnya yang selaras dengan Islam sebagai rahmatan lil’alamin serta harus bisa menerapkan prinsip-prinsip demokratis.

Demikian pernyataan disampaikan Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla saat memberikan tausyiah sebelum sholat tarawih di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Ahad (20/06/2015) malam.

“Kalau kita melihat banyaknya konflik negara di kawasan Timur Tengah itu karena adanya kepemimpinan yang tidak demokratis, serta tidak menghargai aspirasi masyarakatnya,” cetus Kalla.

Selain itu, lanjut Kalla, juga disebabkan adanya kepemimpinan yang tidak adil di negara-negara kawasan Timteng tersebut. Hal itu dapat dibuktikan, dengan melihat dari para pemimpinnya yang menikmati hasil kekayaan alam (milik negara, red) sendiri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Apa yang harus kita pelajari? Dan apa yang harus tidak kita perbuat? Di negara-negara yang sebelumnya makmur dan penghasil minyak bumi, kita lihat bisa menghancurkan diri sendiri, saling berperang, dan seterusnya,” ungkap Kalla.

Kalla menegaskan kondisi di negara-negara kawasan Timteng tersebut bisa seperti itu dikarenakan sebagian tidak memberikan hak-hak kepada bangsanya sendiri, mengenai apa yang ingin mereka pilih, dan mengambil jalan apa yang seharusnya mereka tentukan.

Selain itu, Kalla menyatakan bahwa adanya perbedaan ideologi juga kerap menjadi penyebab terjadinya perkelahian atau permusuhan seperti adanya perbedaan pandangan antara Sunni dan Syiah yang dapat menimbulkan konflik.

“Alhamdulillah, di negeri kita ini hal itu tidak terjadi. Memang perbedaan antara Sunni dan Syiah ada di Indonesia tetapi kita tetap bisa untuk saling menghormati, tidak menjelma menjadi pembunuhan, tidak menjelma menjadi pengeboman, dan sebagianya,” kata Kalla.

Untuk itu, Jusuf Kalla menegaskan pentingnya sebuah toleransi dan saling menghargai satu sama lainnya guna menjaga keharmonisan kehidupan antar umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Alhamdulillah, kita hidup harmonis di Indonesia dan tidak ada negara di dunia ini yang penghormatan antara satu sama lainnya sangat dijunjung tinggi melainkan negara Indonesia,” pungkas Kalla.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jusuf KallaMasjid Sunda Kelapapembunuhansunnisyiahtarawih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Jawa Timur Menerima Keluhan Masyarakat Soal Maraknya Prostitusi
Tulisan selanjutnya Janji Kita Adalah Hutang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?