Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Harus Desak Pebisnis Indonesia dan BUMN Menahan Investasi di Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 06:47 6:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2015 06:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Koordinator Koalisi Masyarakat Indonesia Peduli Rohingya (KMPIR), Adnin Armas mengatakan bahwa KMIPR akan mendesak Presiden Joko Widodo untuk ikut andil menyelamatkan etnis muslim Rohingya.

Pasalnya, secara sistematis dan terang-terangan pemerintah Myanmar telah melakukan aksi kekejaman Genocide (pembantaian dan pemusnahan missal,red) terhadap etnis muslim Rohingya di Myanmar.

“Ada empat tuntutan yang akan kami sampaikan ke Presiden Jokowi,” kata Adnin dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Rabu (01/07/2015).

Keempat tuntutan KMIPR itu, Adnin uraikan, di antaranya seperti presiden Jokowi harus meninjau kembali politik luar negeri Indonesia terhadap Myanmar, meminta agar pebisnis Indonesia dan BUMN untuk menahan investasi di Myanmar,

“Berikutnya adalah mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan boikot dan blacklist terhadap pejabat dan pemerintahan Myanmar,” kata Adnin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adnin juga memaparkan bahwa berbagai aksi kekejaman atas umat Muslim Rohinngya di Myanmar telah berlangsung sejak tahun 1950-an. Saat ini, lanjutnya, mereka hidup di berbagai negara, tanpa kewarganegaraan, terpisah serta kehilangan keluarga mereka.

Bahkan, kata Adnin, seorang intelektual Buddhis asal Burma Dr. Maung Zarni pernah menulis artikel berjudul ‘The Slow-Burning Genocide of Myanmar’s Rohingya’ dalam The Pacific Rim Law and Policy Journal. Dalam artikel tersebut, sang intelektual menjelaskan secara rinci, bagaimana pemerintah Myanmar melakukan genosida secara sistematis, dengan menyebut Rohingya sebagai imigran illegal, ancaman keamanan nasional, ‘virus’, ‘penyerobot’, ancaman terhadap kultur Budha hingga economic blood-suckers.

“Kekejaman demi kekejaman sebagai bagian dari pembasmian Rohingya masih terus terjadi. Kondisi Rohingya semakin bertambah buruk dengan aktifnya sejumlah tokoh dan Biksu Budha yang mengobarkan kebencian terhadap komunitas Muslim Rohingya,” pungkas Adnin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Biksubudhagenosidakoalisi Peduli Rohingyakomnas HammyanmarRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahasa dengan Akar Kata Saintifik [1]
Tulisan selanjutnya KMIPR Desak DPR Selesaikan Masalah Pengungsi Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?