Hidayatullah.com– Ketua Umum Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Irfan S. Awwas menyatakan bahwa MMI menetapkan 1 Syawal 1436 Hijriyah jatuh pada hari Jum’at, 17 Juli 2015.
“Idul Fithri, 1 Syawal 1436 Hijriyah itu jatuh hari Jum’at, 17 Juli 2015,” kata Irfan saat dihubungi hidayatullah.com, Senin (13/07/2015) malam.
Irfan menyampaikan jika MMI mengikuti kriteria rukyatul hilal bila posisi hilal kurang dari 2 derajat. Serta, lanjutnya, bila menurut hisab posisi hilal sudah mencapai 3 derajat lebih maka tidak perlu lagi dilakukan rukyat.
“Kriteria MMI mengikuti rukyatul hilal apabila posisi hilal kurang dari 2 derajat. Dan jika menurut hisab posisi hilal sudah mencapai lebih dari 3 derajat maka nggak perlu lagi dilakukan rukyat,” papar Irfan.
Selain itu, Irfan menegaskan MMI tidak memiliki keterkaitan dengan persoalan apakah harus mengikuti keputusan dari sidang istbat pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) atau tidak.
“Nggak ada batasannya juga ingin mengikuti metode yang mana,” imbuh Irfan.
Sebagaimana dberitakan sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kemenag akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1436H, pada 16 Juli 2015 mendatang. [baca: Pemerintah Gelar Sidang Istbat 16 Juli Mendatang Untuk Tetapkan 1 Syawal].
“Terkait dengan penetapan kapan 1 Syawal, pemerintah akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang tokoh agama dan ahli astronomi tanggal 16 Juli 2015,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta seperti dilansir dari laman Kemenag, Kamis (09/07/2015).*