Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Begini Sikap Mukmin Terhadap Peperangan Akhir Zaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2015 10:49 10:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Oktober 2015 08:47
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com – Pergolakan yang terjadi di Timur Tengah dan Suriah (Bumi Syam), tidak lain salah satu bukti di antara tanda-tanda akhir zaman.

Terkait peperangan akhir zaman, sejatinya hal tersebut sudah disampaikan ribuan tahun silam oleh Nabi Muhammad. Dan kelak umat Islam-lah yang akan menang.

“Poin penting juga kabar gembiranya, di ronde terakhir ini seperti apapun kondisinya, draftnya sudah ada dan pemenangnya adalah Islam,” ujar penulis buku-buku Perang Akhir Zaman, Abu Fatiah Al Adnani, kepada hidayatullah.com, Jum’at (09/10/2015).

Tetapi, menurut Abu Fatiah, meskipun peperangan akhir zaman ini sudah ada alurnya sesuai yang dikabarkan oleh Nabi, umat Islam juga tetap harus berkontribusi secara maksimal.

“Mereka yang mengikuti atau bahkan turut andil, punya sensasi dan kepuasaan berbeda ketimbang yang hanya menonton atau bahkan tidak tahu sama sekali,” paparnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengutip salah satu tanda-tanda Akhir Zaman, yakni banyaknya musibah dan adanya perang besar (Malhamah Qubro).

Rasulullah bersabda, “Perkemahan kaum Muslimin pada saat terjadinya malhamah (perang besar) adalah Gauthah, disamping Damaskus.” (Riwayat Ibnu Majah, Al Hakim dan Ibnu Asakir).

Walaupun kondisinya berbeda antara Suriah (Negeri Syam) dan Indonesia, lanjut Abu Fatiah, perang tetap terjadi di seluruh lini kehidupan, seperti pendidikan, politik, keuangan, informasi dan lainnya.

“Perang tidak dibatasi oleh senjata militer. Dan progam umat kafir terus memerangi umat Islam dengan berbagai dimensi. Oleh karena itu, melawannya juga berbeda,” jelasnya.

“Pendidikan dilawan dengan pendidikan. Atau misalnya ekonomi, kita melawan dengan paling tidak menjauh dari unsur riba dan sebagainya,” tambahnya.

Bahkan, menurut Abu Fatiah, perang yang bukan seperti di Timur Tengah (berhadapan secara fisik dan persenjataan) juga tidak kalah berat dan sulit.

“Kalau seperti di Indonesia yang dihadapi bukan orang, yang kita hadapi sistem,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Abu Fatiah memenangkan perang yang demikian butuh proses panjang. Ia pun menegaskan bahwa pembangunan Islam tidaklah ‘simsalabim‘.

“Tugas kita bukan sampai pada tujuan, tapi tetap berjalan di atas rel yang menuju kepada tujuan. Kalaupun bisa sampai hingga tujuan alhamdulillah,” pungkasnya. */Yahya G. Nasrullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanperangSerangan Rusia Di Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intervensi Rusia di Suriah dan Usul Rekonsiliasi di Teluk [1]
Tulisan selanjutnya Pahala Kebaikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Berita
11 Juni 2026 13:00
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?