Hidayatullah.com–Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia sepakat mengadakan kerjasama dalam pendidikan kader dakwah dengan Hai’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim (Divisi Pendidikan Islam Internasional).
Kerjasama ini ini dibicarakan dalam pertemuan pimpinan kedua lembaga di Gedung Menara Dakwah, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015) kemarin.
Bertindak selaku tuan rumah dalam silaturahim itu, Ketua Umum Dewan Dakwah Mohammad Siddik yang didampingi Ustadz Abdul Wahid Alwi, Sekretaris Umum Amlir Syaifa Yasin, Anggota Pengawas Bachtiar Bakar, dan lainnya.
Sedang dari Hai’ah hadir Syeikh Khalid Hamdy yang didampingi Ustadz Muhammad Zaitun dan Budi Ashari.
Ketua Dewan Dakwah memaparkan, lembaganya memiliki lembaga kaderisasi berupa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI).
STID menyelenggarakan pendidikan sarjana komunikasi Islam Srata-1 dengan masa perkuliahan 4 tahun. Saat ini, STID M Natsir ada di Jakarta, Surabaya, dan Padang. STID Pusat dalam proses meningkatkan status menjadi Institut.
Sedang ADI merupakan pendidikan diploma 2 tahun, yang sudah eksis di Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), Surakarta (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), Tanjungkarang Lampung, Banda Aceh (NAD), dan Kupang (NTT).
‘’Insya Allah melalui kerjasama dengan Hai’ah ini, kualitas pendidikan dan output yang dihasilkan memiliki kompetensi yang semakin tinggi,’’ kata Mohammad Siddik sambil menambahkan bahwa STID M Natsir memiliki belasan sertifikasi keilmuan.
Pada kesempatan tersebut, Syeikh Khalid begitu antusias memaparkan proyek-proyek pendidikan yang tengah dan sedang akan dilaksanakan. Termasuk yang akan dikerjasamakan dengan Dewan Dakwah.
Silaturahim untuk meningkatkan kerjasama ini sekaligus menandai peresmian kantor perwakilan Hai’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim di Gedung Menara Dakwah Jalan Kramat Raya 45 Jakarta Pusat.
Hai’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim merupakan salah satu divisi di bawah naungan Rabithah ‘Alam Islamy. Liga Dunia Islam ini didirikan oleh sejumlah tokoh dunia Islam termasuk Dr Mohammad Natsir.
Pendiri Dewan Dakwah ini juga pernah menjadi anggota Badan Pekerja Komite Nasional Rabithah Alam Islami di Makkah Al-Mukaramah.*