Hidayatullah.com–Sekretaris Majelis Pengawas dan Konsultasi Himpunan Mahasiswa Islam, Syarif Achmad mengatakan, perlunya rumusan baru dan peran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam mewujudkan kedaulatan bangsa.
“Salah satu agenda besar dalam kongres HMI, adalah mengevaluasi investasi asing di sektor sumber daya alam, salah satunya Keberadaan PT. Freeport,” katanya.
Selanjutnya dia mengharapkan HMI mendorong semangat nasionalisasi agar pemerintah tidak sekedar menjadi regulator dan penonton, tapi kebijakan investasi yang dilakukan pemerintah menguntungkan daerah dan pusat.
“Terkait permintaan PT. Freeport untuk memperpanjang investasinya di Indonesia, maka kongres HMI akan merumuskan dan merekomendasikan pemerintah untuk lebih berpihak pada kepentingan nasional dan daerah dibanding kepentingan korporasi,” imbuh mantan Ketua Umum Cabang Makassar ini.
Dia menegaskan kongres HMI akan menghasilkan penolakan perpanjangan kontrak PT. Freeport bila pembagian keuntungan masih merugikan bangsa seperi saat ini, disamping komitmen dan tanggung jawab lingkungan dan masyarakat.
Karena itu dia mengharapkan pemerintah harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait keberadaan PT. Freeport sebelum melakukan perpanjangan.
“Lebih jauh lagi, kongres HMI akan merekomendasikan produksi tambang emas dan tembaga di Timika dengan melibatkan BUMN seperti Aneka Tambang yang akan lebih memberikan keuntungan bagi bangsa dan Negara,” tegasnya.*