Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pesantren Darunnajah Wakafkan Tanah 602 Hektar Untuk Pendidikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 November 2015 21:39 9:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 November 2015 21:39
Bagikan
PP Darunnajah
Bagikan

Hidayatullah.com- Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta telah mewakafkan tanah seluas 602 hektar senilai 1,6 Triliun untuk pendidikan dalam acara Syukuran 54 tahun Darunnajah.

“Kami mengharapkan ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari wakaf ini, kini Pondok Pesantren Darunnajah adalah milik umat Islam. Ini juga amanat dari Almarhum KH. Abdul Manaf Mukhayyar sebagai wakif dan pendiri pondok pesantren Darunnajah” ungkap Ketua Yayasan Darunnajah KH. Saifuddin Arief, S.H., M.H, di Pesantren Darunnajah, Pesanggrahan 86, Jakarta, Jumat (27/11/05).

Menurut KH. Saifuddin, wakaf tersebut menjadi bagian terpenting kepeloporan Darunnajah dalam berpartisipasi aktif mensejahterahkan umat Islam dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini sesuai dengan tema syukuran 54 tahun Darunnajah “Dari Santri Untuk Bangsa”.

Diharapkan masyarakat memahami pentingnya wakaf dan operasionalisasi wakaf produktif. “Alhamdulillah hal ini sudah dirapatkan dan jadi keputusan bersama, semua ikhlas dan bahagia dengan keputusan ini”, lanjut KH. Saifuddin.

Acara pendantanganan Piagam Wakaf diselenggarakan Sabtu, 28 November 2015 kemarin, di Kampus Pondok Pesantren Darunnajah, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan 86, Jakarta. Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin hadir dalam acara bersejarah tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, Pendiri yang juga Pimpinan Ponpes Darunnajah, KH. Mahrus Amin menyampaikan bahwa Pesantren telah ada sebelum Indonesia berdiri, semangatnya ketika itu adalah memberi untuk Indonesia, bukan meminta.

“Nah, bagi Pesantren yang berdiri setelah Indonesia merdeka, semangat ini tidak boleh hilang. Pesantren harus terus bekerja dan berfikir apa yang bisa diberikan untuk kemajuan Indonesia”, jelasnya.

Tahun 2015, lanjutnya, aset tanah wakaf Darunnajah mencapai 677,5 hektar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia seperti di Riau, Kalimantan, Bandung, Jakarta, Bogor, Banten, Lampung, Bengkulu, dan lain sebagainya.

Selain tanah, Darunnajah juga memiliki berbagai macam aset wakaf seperti lembaga pendidikan, bangunan, perkebunan, pertanian, dan lain sebagainya. Aset wakaf tersebut tentu memerlukan manajemen pengelolaan yang baik agar menjadi produktif.

Menurutnya konsep pengelolaan wakaf Pesantren Darunnajah mengacu pada tujuan hukum Islam (maqashid al-Syari’ah) yaitu mewujudkan kemaslahatan dan menghindarkan madharat. Wakaf, lanjutnya, bertujuan mendekatkan diri kepada Allah dan memberikan bantuan kemanusiaan yang dilembagakan supaya dapat memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan.

“Wakaf dapat berupa benda tidak bergerak maupun bergerak, uang dan jasa,” jelasnya.

Lebih lanjut, jelas KH. Mahrus, sebagai pondok pesantren yang mandiri, Darunnajah juga memiliki unit-unit usaha ekonomi Yayasan Darunnajah yang dijalankan dengan prinsip swakelola, yang berarti bahwa semua usaha berasal dari dana yayasan Darunnajah.

Hasil dari pengelolaan unit-unit usaha ekonomi tersebut digunakan untuk mengembangkan pesantren. Dan hasil usahanya tidak dibagi-bagi kepada pengurus maupun pengelola Yayasan Darunnajah, sehingga mereka tetap bersikap ‘iffah yaitu menjaga diri untuk tidak mengambil hak-hak dari Pondok, atau kalau terpaksa menerima sekadar ghurfatan biyadihi atau hanya seciduk tangan saja.

Kini Pesantren Darunnajah sudah menyebar tidak hanya di Ulujami, Jakarta Selatan. Tetapi juga di Cipining Bogor, Padarincang Serang, Cikeusik, Mukomuko Bengkulu, Serang Banten, Nunukan Kalimantan Timur, Cidokom Parung Bogor.

Selain itu, ada juga di Pamulang Tangerang Selatan, Pesanggrahan Jakarta Selatan, Seluma Bengkulu, Dumai Riau dan seterusnya.

Darunnajah juga memiliki lembaga pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi (PT). “Dan yang membuat Darunnajah bisa berkembang adalah ruh keikhlasan, kerja keras para Kyai dan guru serta doa dari segenap masyarakat Indonesia”, tandas K.H. Saifuddin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PP Darunnajahwakaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH. Saifuddin: Wakaf Secara Masif Bisa Selesaikan Persoalan Bangsa
Tulisan selanjutnya Israel Hentikan Peran Uni Eropa dalam Perundingan Damai dengan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?