Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Berlarutnya Masalah Bangsa Akibat Praktik Ekonomi Ribawi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Desember 2015 17:38 5:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Desember 2015 17:38
Bagikan
Hendri Tanjung, M.Phil, Ph.D
Bagikan

Hidayatullah.com—Berlarutnya masalah yang menimpa bangsa saat ini akibat praktik ekonomi ribawi dan tidak menjalankan konsep ekonomi syariah.

Disebutkan, kini bangsa Indonesia terlilit hutang hingga mencapai ratusan trilyun. Belum lagi ditambah dengan segala bentuk penjajahan yang terus meneror segala aspek kehidupan masyarakat.
Pandangan ini disampaikan oleh Wakil Dekan Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Hendri Tanjung, PhD mengawali kegiatan pengajian dan silaturahim di Gedung Pascasarjana UIKA Sabtu, (05/12/2015).

Untuk itu, Hendri berharap umat Islam kembali menelaah prinsip ekonomi syariah yang dipopulerkan oleh Ibn Khaldun. Bahwa perekonomian bangsa Indonesia bisa membaik jika menerapkan nilai-nilai Al-Quran dalam bermuamalah.

“Sejak dini Islam mengajarkan untuk menjauhi berhutang. Kita diajari memperbanyak syukur dengan cara ridha dan qana’ah,” ucap Hendri menjelaskan di hadapan puluhan dosen dan mahasiswa Pascasarjana UIKA.

Doktor Ekonomi lulusan International Islamic University, Islamabad (2012) ini lalu menjelaskan bahaya pemikiran ekonomi kapitalis yang kini merasuki umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam ajaran ekonomi kapitalis, lanjut Hendri, masyarakat diajari untuk selalu berhutang dengan teori yang digagas oleh Milton Friedman, seorang ekonom Amerika. Milton berteori, potensi pendapatan di masa depan akan lebih besar daripada hari ini.

“Untuk itu silakan berhutang sebanyak-banyaknya kepada orang lain,” ungkap Hendri.

Secara tidak sadar, masih menurut Hendri, umat Islam diajari untuk lalai mensyukuri yang mereka punyai hari ini. Mereka justru berlomba mengejar sesuatu yang belum pasti terjadi dan tidak ada jaminan untuk mendapatkannya.

“Akibatnya hutang bertumpuk itu sudah pasti terjadi sedang ekonomi itu adalah kondisi yang tidak pasti,” terang Hendri.

“Tengoklah apa yang menimpa umat Islam ketika dunia digoncang oleh krisis moneter lalu,” ucap Dewan Pengawas Syariah Koperasi Banten ini.

Hendri mengingatkan agar tidak terjebak dengan pemikiran materialisme. Sebuah arus pemahaman yang memandang segalanya dengan ukuran materi dan kebendaan.

Ia mengajak mengevaluasi keadaan bangsa Indonesia dengan pandangan syariat Islam.
Menurutnya, ketenangan hati ada di dalam diri manusia. Ia terletak di dalam hati dan jiwa manusia sendiri.

“Kebahagiaan itu bukan pada sesuatu yang belum terjadi atau berada di luar manusia,”papar penulis produktif tersebut.

“Bahagia itu jika mampu menerapkan konsep ekonomi syariah di tengah masyarakat. Bahagia itu ketika para pemimpin dan seluruh masyarakat mampu mengendalikan hawa nafsunya” ukas Hendri menutup.*/Masykur Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomi kapitalisEkonomi SyariahhutangIbnu Khaldunmaterialisriba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan ANNAS terkait Surat Edaran Palsu Kanwil Kemenag Jabar
Tulisan selanjutnya Presiden Erdogan dan Emir Qatar Adakan Pertemuan Strategis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?