Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mahasiswa Menghafal 1 Juz per Semester Dinilai Terlalu Sedikit

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Januari 2016 16:52 4:52 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Januari 2016 16:52
Bagikan
Daurah al-Qur'an oleh Ustadz Karyadi di Balikpapan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Hidayatullah (STISHid) Balikpapan, Kalimantan Timur, menggelar “Diskusi Manajemen Dauroh Tahfizh al-Qur’an untuk Mahasiswa”, belum lama ini.

Diskusi mengenai polarisasi dauroh tahfizh yang profesional ini dibimbing langsung oleh pencetus Dauroh 60 Hari Hafal al Qur’an 30 Juz, Ustadz MD Karyadi, Lc. Menempati aula pesantren di Gunung Tembak, acara ini diikuti para pengurus struktural dan perwakilan dosen.

Karyadi mengaku sangat bangga melihat animo perguruan tinggi (PT) itu dalam membumikan al-Qur’an ke kepada para mahasiswanya. Apalagi mereka dipersiapkan menjadi dai kelak setelah lulus.

“Antum (kalian) semua punya tanggung jawab. Olehnya STISHid dituntut untuk membekali mereka dengan bekal yang maksimal. Dan  (hafalan) al-Qur’anlah yang harus menjadi bekal prioritas,” ungkapnya di hadapan peserta diskusi, Rabu malam (20/01/2016).

Menurutnya, mahasiswa Islam harus memiliki hafalan al-Qur’an yang berkualitas dan berkuantitas. Ia pernah mendapati sebuah PT Islam yang mewajibkan target hafalan 1 juz per semester bagi setiap mahasiswa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“1 juz tiap semester itu terlalu sedikit untuk ukuran mahasiswa,” ujar Direktur Pondok Pesantren Ruhama Bogor ini.

Harusnya, kata Karyadi, mahasiswa diberi metode yang tepat agar hafalan al-Qur’annya bisa cepat selesai dan tuntas. Tidak memakai metode tradisional yang selama ini dipakai oleh kebanyakan masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Metode tradisional yang dimaksud yaitu mahasiswa hanya diberi waktu tertentu tiap hari untuk menghafal, selepas Shubuh saja misalnya. Setelah itu disetor hafalannya saat itu juga. Kalau begini sangat wajar jika mereka sangat kesulitan menghafal,” ujarnya menerangkan.

Menurutnya, seharusnya STISHid bisa mencari waktu luang selama minimal dua pekan atau idealnya selama dua bulan. Dimana waktu tersebut diperuntukkan khusus melaksanakan dauroh menghafal bagi para mahasiswa.

“Tidak ada aktifitas lain selama itu selain fokus menghafal al-Qur’an saja,” terangnya memberi solusi.

Mengenal Dauroh 60 Hari Hafal al Qur’an

Pada kesempatan itu, Karyad memaparkan kelebihan dauroh yang ia terapkan. Yaitu, katanya, terletak pada kefokusan peserta menghafal.

“Semenjak jam 2 dini hari sampai jam 9 malam peserta hanya fokus menghafal, menyetor, dan me-murojaah (mengulangi) al-Qur’an. Urusan makan, akomodasi semisal laundry pakaian kotor dan lain-lain, ada tim khusus yang mengatasinya. Tidak ada aktifitas lain selain menghafal dan menghafal,” bebernya.

Sedari awal menginisiasi dauroh menghafal ini, setidaknya ada empat target yang ia ingin capai. Hal itu ia anggap menjadi kelebihan dauroh ini dibanding dengan dauroh hafalan yang lain, khususnya di bidang dakwah dan tarbiyah.

“Empat poin yang dimaksud adalah, pertama, tercapainya target hafalan peserta sebelum dauroh berakhir. Juga (kedua), menjadi sarana perekrutan kader (anggota) baru untuk melanjutkan (mengadakan) dauroh serupa di tempat masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, tujuannya sebagai sarana memperkenalkan metode berislam ala Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kepada seluruh peserta. Sebab, terangnya, sebelum menghafal mereka dimakzulkan terlebih dahulu untuk mempercayai kemukjizatan al Qur’an, serta beramal sesuai tuntutan wahyu dalam keseharian.

Poin terakhir, jelas Kariadi, adalah untuk membuktikan bahwa al-Qur’an benar-benar sangat mudah dihafal oleh kalangan manapun. “Ini merupakan bentuk dakwah paling efektif untuk membumikan al-Qur’an,” terangnya.*/M. Rizky Kurnia Sah

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’anHidayatullah Balikpapanmahasiswamenghafal al-Quranperguruan tinggi islamstis hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah-Rumah yang Seperti Kuburan
Tulisan selanjutnya Konseling SGRC Terkait Perilaku LGBT Dinilai Kurang Tepat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Berita
11 Juni 2026 13:00
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?